Friday, August 10, 2018

Pasca Diberitakan Dugaan SIMB Palsu, Pemilik Pabrik Duta Plastik Murka

Gudang Duta Plastik milik RC
MITRAPOL.com - Pasca di beritakan terkait dugaan Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) Palsu yang telah di buat oleh Dinas Perizinan Terpadu Kab. Deli Serdang. Pemilik pabrik Duta Plastik yang di ketahui berinisial RC, marah besar.

Tidak terima di beritakan MITRAPOL.com, RC selaku pemilik pabrik Duta Plastik yang terletak di Jalan Orde Baru, Desa Mulio Rejo yang saat ini sedang membangun gudang plastik langsung menelepon Wartawan MITRAPOL.com.

Saat di telepon, RC marah-marah dan berkata akan menuntut MITRAPOL.com atas pemberitaan yang tidak benar dan telah mencemarkan nama baiknya. Selain itu, RC juga akan menyiapkan pengacara kalau memang urusan itu mau di perpanjang.

“Kenapa kamu beritakan kayak gitu, saya pengusaha, jadi saya tidak mau bermasalah. Sekitar Rp 12 juta sudah saya bayar izinnya ke Pemkab Deli Serdang dan orang dinas pun sudah datang ke saya, izin saya sudah terbit, apa mau di batalkan lagi?,” ketus RC via sambungan telepon selularnya, Rabu (9/8).

Sudah lengkap semuanya, masih katanya, Kepala Dusun dan Kepala Desa yang sudah menekennya. “Jadi itu tidak benar, kalau gitu kamu sudah mencemarkan nama baik saya, saya bisa laporkan kamu. Kalau mau di perpanjang, kita siap, pengecara saya ada,” tantang RC yang nampaknya tidak mengerti undang-undang pers.

Sebelumnya beberapa masyarakat jiran atau tetangga RC membangun gudang merasa tidak pernah menandatangani persetujuan untuk pembangunan gudang, dan siapa warga yang menandatanganinya kenapa bisa di terbitkan?.

RC kembali menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui siapa saja warga yang menandatangani persetujuan untuk pembangunan gudang plastik miliknya.

“Semua itu Kepala Dusun yang mengurusnya. Saya tidak tahu siapa warga yang tanda tangan, yang jelas pekerja saya yang tinggal di depan pabrik bernama Samsul ada menandatangani persetujuan itu,” kilah RC.

Sementara Taufik yang di pegawai Dinas Perizinan Terpadu Kab. Deli Serdang. Sebelumnya saat di konfirmasi beberapa hari yang lalu menjelaskan bahwa izin pabrik duta plastik milik RC sudah terbit.

“Sudah terbit izinnya dan semua sudah lengkap makanya bisa keluar,” ujar Taufik.

Namun, saat disinggung bahwa masyarakat sekitar tidak ada yang menandatangani persetujuan pembangunan pabrik milik RC, Taufik menyangkal bahwa tanda tangan warga sudah di lengkapi oleh Kepling.

“Sudah ada tanda tangan warga, Kepling yang ngurus untuk tanda tangan warga,” kata Taufik.

Reporter : tim

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: