Saturday, August 11, 2018

Marak Galian C Ilegal di Kota Sabang, LPLHI Kecam Kinerja Dinas Terkait

MITRAPOL.com – Dalam rilisnya yang dikirim ke MITRAPOL.com. Syukri, Ketua Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI) mengatakan bahwa untuk menyukseskan program Walikota Sabang, yang paling penting sekali harus memperhatikan juga lingkungannya, salah satunya adalah galian C, yang selama ini masih belum tertib dan ilegal.

Oleh karena itu Syukri yang akrap disapa dengan nama Bayu, mengharapkan kepada Dinas terkait supaya tegas dan berani mengambil tindakan kepada pemilik perusahaan yang tidak mengantongi izin galian C (Ilegal).

“LPLHI selama ini memantau belum ada ketegasan dalam hal tersebut, karena banyak terjadi galian ilegal saat adanya kelengahan pengawasan dari pihak yang mengeluarkan izin dalam hal ini KP2TSP dan BAPEDALKEP,” ungkap Syukri.

Masih kata pria yang akrab di sapa Bayu itu, seharusnya BAPEDALDAKEP harus menyusun upaya-upaya terkait dengan galian batu, “pasir dan tanah agar peraturan pemerintah No. 23 tahun 2010 tentang pertambangan energi dan batu bara berlaku”.

LPLHI-KLHI menegaskan kepada BAPEDALDAKEP Kota Sabang dapat mengajukan usulan kebijakan lokasi galian C yang di sepakati unsur Muspida agar tercantum dalam draft, dalam hal ini aparat terkait bisa meninjau ke lokasi-lokasi aktifitas galian C yang sedang terjadi di Sabang.
“Bila perlu untuk ketegasan dan mengindahkan undang-undang, segera lakukan penyetopan jika ilegal atau tidak ada rekomendasi yang dikeluarkan BAPEDALDAKEP dan KP2TSP,” kata Bayu.

Syukri, Ketua Lembaga Pemantau Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI)

“Kami tidak bermaksud menghambat pembangunan, sesuai laporan masyarakat serta hasil pantauan anggota LPLHI ke beberapa lokasi memang benar banyak yang ilegal. Untuk itu kami menghimbau pihak yang berwewenang agar segera melakukan tindakan dan penyetopan,”. tegas dia.

Reporter : bukhari

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: