Friday, August 10, 2018

Kurang Dari 24 Jam, 7 Perampok Uang Ratusan Juta Di RPH Karawaci Berhasil Ditangkap

MITRAPOL.com — Keberhasilan jajaran Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan di kota Tangerang cukup di bilang cepat. Berkat kerja sama antara jajaran Tim Resmob Polres Metro Tangerang Kota, Jajaran Polsek Jatiuwung, dan Jajaran Polsek Batu Ceper berhasil menangkap para perampok yang menggasak uang ratusan juta milik PT. Karya Anugrah Rumpin (KAR) di Kampung Panunggangan Barat Rt.01/01 Kel. Panunggangan Barat Kec. Cibodas Kota Tangerang, Jum’at (10/8/2018). Pukul 02.00 Wib.


Komplotan perampok yang ditangkap berjumlah 7 orang, masing-masing berinisial, Ag, ZI, SI, MM, LS, RN dan FN. Para pelaku yang menggunakan penutup kepala masuk melalui internit/plapon kamar mandi yang berada di lantai 2 RPH. Kamis (09/08/)pukul 03.00 pagi, kemudian mengikat korban atas nama Sutikno (38) yang merupakan seorang kasir.

Kejadian tersebut perusahaan pemotongan hewan sapi tersebut mengalami kerugian kurang lebih senilai 800 juta, aparat kepolisian datang setelah 10 menit ke tempat kejadian perkara (TKP), laporan dari korban direspon langsung oleh Kepala kepolisian Sektor Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan beserta jajaranya.

”Kurang dari 24 jam kami berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api dan senjata tajam di RPH Karawaci, ” ujar Kapolres metro tangerang kota Kombes Pol Harry Kurniawan S.IK. MH., dalam keterangan konfrensi pers nya pada Jum’at (10/8/2018).
Lima pelaku ditangkap hidup-hidup dan dua pelaku terpaksa ditembak mati karena melawan dan melukai petugas dengan senjata tajam dan senjata api.

Kedua perampok yang ditembak mati bernama Zamawi (38) dan Sobri (38). Mereka ditembak mati saat akan ditangkap di Jalan Raya Palem Semi, Kec. Cibodas, Kota Tangerang.

“Dua eksekutor ini kita amankan tadi pagi pukul 03.00 WIB, saat mereka hendak melakukan aksi berikutnya. Keduanya kami berikan tindakan tegas terukur karena saat akan ditangkap mereka yang menyamar sebagai pengemudi ojek online yakni Grab dan penumpang. Namun tiba-tiba saja keduanya mengeluarkan golok, cutter dan senjata api dari dalam tas yang memang sudah dipersiapkan sebelumnya,hingga melukai Ipda Jayadi anggota kami,” kata Kombes Pol Harry Kurniawan.

Saat ini, kedua jasad dari para eksekutor tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang untuk dilakukan proses autopsi.

Sementara, lima lagi yakni AG (34), LS (34), Md (36), Rh (36) dan Frs (37) ditangkap hidup dan diamankan ke Mapolrestro Tangerang untuk penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku lainnya yang kami tangkap dengan peran berbeda-beda ini akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk barang bukti uang tunai telah dikembalikan dengan beberapa nya kami tahan untuk proses pemeriksaan,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti yaitu satu pucuk senjata api rakitan, sebilah golok,pisau cutter, slayer (alat pengikat korban), tas berisi sekitar Rp 600 juta, dua unit ranmor R2, satu ransel berisi alat perkakas, 7 unit ponsel, dan rekaman kamera CCTV.

Para pelaku dikenakan Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara. Pungkasnya.



Reporter    : sukron


SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: