Tuesday, August 7, 2018

171 Kepala Keluarga Korban Erupsi Gunung Sinabung Kecewa, Surat Runtap Digadai Oknum Pengembang

MITRAPOL.com – Bagaikan jatuh tertimpa tangga, hal ini yang dirasakan 171 Kepala Keluarga yang terdiri dari 11 kelompok korban pengungsi erupsi gunung Sinabung, Desa Guru Kinayan, Kecamatan payung Kab. Karo, Sumatera Utara yang mengadukan seorang oknum pengembang Runtap (Rumah Tetap) yang di tunjuk oleh Pemkab Karo bernama Susanti Br. Ginting (SG).

Ketua Kelompok Aron Desa Guru Kinayan saat ditemui setelah membuat laporan di Polres Karo.

Diketahui dari informasi yang berhasil dihimpun MITRAPOL.com, bahwa Susanti Br. Ginting telah menipu ratusan korban erupsi itu dengan menjaminkan surat surat rumah yang mestinya menjadi milik mereka kepada seseorang guna mendapatkan uang pinjaman.

Menurut penjelasan masyarakat Desa Guru Kinayan yang merasa sudah di tipu oleh oknum pengembang yang hingga saat ini belum juga ada kejelasan akan keberadaan rumah yang mestinya sudah menjadi milik mereka mengatakan, ini merupakan hak kami yang diberikan oleh Pemkab Karo sebagai bentuk bantuan yang diberikan atas erupsi gunung Sinabung beberapa waktu lalu.

“Kami melaporkan pengaduan ini dan mendesak Kapolres Karo agar menindak lanjuti pengaduan kami, yang mana Susanti Br. Ginting selaku pengembang telah menipu kami dan sudah tidak di ketahui lagi keberadaan nya atau menghilang,” kata warga yang enggan di sebutkan namanya, Senin (6/8/2018).

Masih katanya, dimana hati nurani Susanti Br. Ginting terhadap kami korban erupsi. Bukan membantu malah menipu kami dan yang lebih parahnya lagi dimana surat-surat Runtap (Rumah Tetap) yang mestinya menjadi milik kami telah digadaikan sebagai jaminan utang.

“Gagasan aksi pengaduan ini telah kami sampaikan kepada Asisten I Pemkab Karo Drs. Suang Karo-Karo, dan merestui aksi kami dengan membuat pengaduan resmi kepada pihak yang berwajib yaitu Kepolisian,” terangnya.

Sementara Ketua Kelompok Aron Desa Guru Kinayan menambahkan, perlu diketahui bahwa sumber dana yang mestinya di gunakan untuk membangun Runtap ini berasal dari Dana Relokasi Mandiri tahab 2 (DRM 2) yang di kelola oleh Pemkab Karo melalui BPBD Karo.



“Para pengungsi mengharapkan agar penipuan tentang relokasi mandiri yang di laksankan oleh Susanti Br. Ginting dapat dengan segera di selesaikan. Sebab kami tidak mengetahui lagi akan mengadu kepada siapa atas kejadian penipuan ini, sementara itu bahkan Pemerintah Kabupaten Karo pun nampak tidak ada usaha untuk mencari oknum pengembang ini,” sesalnya.

Reporter : rinaldi pandia

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: