Thursday, July 12, 2018

Polrestro Tangerang Kota tangkap Tiga Bandit, Satu Di Tembak Mati

MITRAPOL.com -Tindak tegas maraknya pencurian kendaraan, Sebanyak empat orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ditangkap petugas kepolisian Resort Metro Polrestro Tangerang Kota. Rabu (11/07/2018).


Keempat pelaku tersebut masing-masing, Y (13) R (18), Op (29) dan N. Dalam penangkapan bandit jalanan tersebut, satu tersangka terpaksa ditembak mati polisi , karena berupaya menyerang anggota kepolisian metro Tangerang Kota saat ditangkap.

Kapolrestro Tangerang Kota, Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus itu bermula dari penangkapan terhadap dua pelaku yang masih remaja, masing-masing Y dan R di wilayah Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Saat dilakukan pengembangan, petugas kembali berhasil meringkus OP yang merupakan penadah dari hasil kejahatan para pelaku.


Sementara, satu tersangka yang berinisial N yang saat dilakukan upaya penangkapan melakukan perlawanan dengan menyerang petugas, N terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur.

“N terpaksa kami lakukan tindakan tegas karena berupaya melawan petugas. N mengehembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan saat dibawa ke rumah sakit,” ucap Harry.

Dari ketiga tersangka, petugas menyita barang bukti berupa tujuh STNK sepeda motor berikut anak kunci beserta uang Rp.2,7 juta yang merupakan hasil penjualan sepeda motor curian.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 dan 480 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Sementara ketika di tanya awak media terkait upaya apa saja yang dilakukan kepolisian metro Tangerang Kota menangkap begal sadis dipinang beberapa waktu lalu.

Petugas Kepolisian meminta kepada pelaku kejahatan jalanan yang telah menewaskan Ny. Saripah Binti Asman, 34, di Jalan Rasuna Said RT. 04/01, Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, untuk menyerahkan diri. Bila tidak menyerahkan diri, akan ditindak tegas.

“‘Setelah melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi dan rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi kejadian, petugas sudah dapat mengidentifikasi pelaku kejahatan tersebut,” Ujar Kapolres.

Karenanya kami minta pelaku segera menyerahkan diri. Bila tidak, mereka akan ditindak tegas. Dan untuk memburu pelaku, pihaknya bekerjasama dengan inafis Mabes Polri guna membuat sketsa wajah kedua orang pelaku untuk disebar kemasyarakat.

Ditanya apa kesulitan menangkap pelaku, ? Kapolres menjelaskan karena pelaku berpindah-pindah tempat. ” Mereka tahu bahwa korban meninggal dunia, sehingga mereka bersembunyi dan pindah-pindah tempat,” Ungkapnya.

” Mereka sudah terindikasi dan tinggal menunggu waktu untuk menangkapnya “. Disinggung soal Ultimatum Waka Polri Komisaris Jendral Syafruddin yang memberi tenggang satu bulan kepada para Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil), terutama Polres Tangerang kota agar segera mengungkap kasus tersebut, Kapolres menjelaskan sudah dan akan bertindak tegas terhadap adanya kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Pungkasnyanya.



Reporter    : sukron

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: