Wednesday, July 11, 2018

Polda Sultra Periksa Kadis Dukcapil Kolaka dan Lurah Kolakasi Terkait Dugaan E-KTP Ganda

MITRAPOL.com – Akibat dugaan menerbitkan E-KTP ganda. Polda Sulawasi Tenggara (Sultra) akhirnya memanggil dan memeriksa Abdullah Kepala Dinas Dukcapil dan Amrin Lurah Kolakasi.

Kasubid Humas Polda Sultra Kompol Dolfy Kumaseh

Selain kedua tersangka tersebut, 12 orang saksi terkait kasus dugaan E-KTP ganda yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil dan Lurah Kolakasi Kabupaten Kolaka pun ikut di periksa di Polda Sultra, Senin, (9/7/2018).

Dari informasi yang dihimpun MITRAPOL.com, diketahui bahwa pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Dukcapil dan Lurah Kabupaten Kokala ini terkait adanya dugaan E-KTP ganda, saat mereka melakukan pemilihan Bupati Kolaka saat Pilkada Serentak baru-baru ini.

Sebelumnya pemeriksaan sudah dilakukan oleh Polres Kolaka dan Bawaslu Kolaka, dan kini pemeriksaan ditangani langsung oleh Polda Sultra.

Kasubid Humas Polda Sultra Kompol Dolfy Kumaseh saat di temui diruangannya mengatakan, saat ini Polda Sultra sudah memeriksa serta meminta keterangan saksi sebanyak 12 orang termasuk Kadis Dukcapil dan Lurah Kolakasi.

"Kadis Dukcapil dan Lurah Kolakasi sudah di mintai keterangan beserta 10 orang saksi lainnya. Setelah rampung baru koordinasi dengan Kemendagri Dirjen Capil dan kemudian dilanjutkan dengan gelar perkara, apakah kasus ini dilanjut atau tidak," ungkap Dolfi Kumaseh.

Sementara itu Kepala Disdukcapil Kolaka Abdullah usai melaksanakan sholat Azhar kepada awak media dirinya membantah adanya dugaan E-KTP ganda.

"Itu tidak benar kalau ada penggandaan KTP jadi sebetulnya hanya penerbitan ulang E-KTP dikarenakan hilang," ungkap Abdullah.

Ditempat yang sama Lurah Kolakasi Amrin mengatakan kalau dirinya hanya menyerahkan KTP kepada warganya yang diterbitkan oleh Disdukcapil Kolaka. Sehingga warga tersebut dapat menggunakan hak pilihnya dalam proses pesta demokrasi.

Kadis Disdukcapil dan Lurah Kolakasi saat di halaman Polda Sultra

“Saya tidak pernah mengarahkan warga untuk memilih dan memenangkan salah satu pasangan calon,” ungkap Amrin.

Reporter : usman

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: