Friday, July 13, 2018

Kasus Pengrusakan Rumah Dahlan Dipertanyakan Keluarganya

MITRAPOL.com - Salah satu warga yang tinggal dijalan Galesong, Kecamatan Galut, Kab. Takalar mengunjungi Kantor Polsek Galesong Utara, mempertanyakan terkait masalah laporan pengrusakan rumah Dahlan Dg. Sirua (46) yang terletak didusun Taman Pandanga, Desa Aeng Batu batu, kecamatan Galesong Utara, yang diduga sebelumnya melakukan tindakan yang membahayakan orang lain yakni melempari rumah salahsatu terlapor yang sudah ditetapkan tersangka oleh Pihak Polsek setempat.



Diceritakan kejadian ini pada tanggal (18/06/2018) dimana awalnya berupa rumah tinggal yang dihuni oleh Dahlan Dg.Sirua (46), dengan tuduhan pernah melempari rumah salahsatu warga sekitar yang berbuntut dengan pengrusakan rumahnya namun Dahlan belakangan diketahui dia melakukan (pelemparan) karena awalnya ada yang melempar lebih dulu rumahnya hingga pernah juga ada yang mengaliri dibelakang rumahnya karena itu Dahlan terpancing emosinya akhirnya mengamuk, karena dia itu sedikit kurang waras (Dahlan Dg.Sirua).

Hal ini dipertanyakan oleh pihak Keluarga Dahlan Dg.Sirua, melalui perwakilannya Husain diPolsek Galut, apa alasannya kenapa sudah ada yang dilaporkan tentang pengrusakan tidak ditahan tersangkanya yakni diketahui tersangka pengrusakan adalah Zainuddin Dg.Sija. Cs.

"Saya tidak tahu apa alasannya Polsek Galesong Utara, Polres Takalar tidak menahannya. sementara itu sudah distatuskan sebagai tersangka" ungkap. Husain perwakilan pelapor kepada Mitrapol.com Jumat, (13/07/2018) dirumahnya di jalan Galesong Kec.Galesong Utara. Kabupaten Takalar.

Kanitres Polsek Galut, Bripka Syamsuddin Dg.Jarre, saat ditemui diruangannya, "bahwa berkasnya sudah kami tindaki dan ini sudah masuk ke kejaksaan dan sudah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi saksi, sementara ada juga dari salahsatu yang terlapor melaporkan kembali sipelapor dan untuk sementara status dari terlapor untuk sementara disuruh wajib lapor," ungkapnya.

Ditambahkan sementara tidak semuanya tersangka dilakukan penahanan namun perlu dikawal dan diawasi yang lebih baik lagi dikepolisian sampai kekejaksaan.

Lebih lanjut, Dg Jarre panggilan Kanitres sementara ini tetap kami lakukan pengawalan baik di kami maupun sampai kekejaksaan jadi kami tidak tinggal diam, "Kami tetap mengawal dan melakukan pemeriksaan, jadi intinya bukan penangguhan seperti yang kita sampaikan sama saya, (pertanyaan perwakilan pelapor) tapi dikenakan wajib lapor oleh tersangka," ungkapnya saat mendampingi perwakilan pelapor didalam ruangannya.

Reporter : mir

SHARE THIS
Facebook Comment

2 comments:

  1. Percayakan sama saja penegak hukum...

    ReplyDelete
  2. Percayakan dan serahkan kepada penegak hukum yang mengadili perbuatannya

    ReplyDelete