Tuesday, July 17, 2018

Harga Tiket Kapal Cepat Mahal, Dishub Aceh : Hanya Pihak Perusahaan yang Bisa Menurunkan Harga Tiket

MITRAPOL.com - Terkait dengan mahalnya harga tiket kapal Expres Bahari (Istilah Kapal Cepat) yang mengangkut penumpang dari pelabuhan Ulele Aceh menuju Sabang atau sebaliknya, yang mana banyak keluhan warga Aceh khususnya Sabang, melalui media sosial mempertanyakan mengapa tiket kapal cepat terlalu mahal. Padahal jarak tempuh antara pelabuhan Ulele Aceh ke Sabang hanya menempuh 45 menit dimana sudah sampai ketujuan.



Kadishub Aceh saat coba dikonfirmasi MITRAPOL.com, namun dirinya dikatakan sedang tugas luar, maka diwakili oleh Kabid Pelayaran Dishub Aceh T. Faisal melalui telepon selulernya.

T. Faisal menjelaskan kepada MITRAPOL.com bahwa terkait dengan harga tiket kapal cepat, pihak Pemerintah Aceh tidak punya wewenang untuk menaikan atau menurunkan harga tiket kapal cepat yang sudah lama dikeluhkan oleh warga, kecuali kapal Roro atau yang bersifat ekonomi untuk kepentingan banyak masyarakat.

“Namun pihak Pemerintah Aceh sudah beberapa kali memanggil pihak perusahaan kapal cepat tersebut, dalam rapat pihak Dishub Aceh memohon supaya harga tiket penyeberangan Ulele Aceh ke Sabang atau sebaliknya agar diturunkan lagi, dan pihak perusahaan menjawab akan mempertimbangkan hal itu,” kata T. Faisal, Senin (16/07/2018).

Masih kata T. Faisal, bahwa semua perizinan pelayaran kapal cepat tersebut dilakukan di Kementerian, bukan di Aceh. “Oleh kerena itu Dishub Aceh hanya bisa memohon, karena yang sifatnya komersil atau bisnis pihak pemerintah tidak bisa meng intervensi masalah harga tiket itu,” tambahnya.

Dikatakan lebih lanjut, kapal cepat tersebut di atas bila ada kapal lain yang masuk untuk bersaing maka dengan sendirinya harga tiket pun otomatis berubah. Dan pihak Dishub Aceh, katanya, selalu membuka, mengundang kepada pemilik perusahaan pelayaran yang lain supaya hadir juga di aceh. Karena dengan adanya minimal dua perusahaan pelayaran saja, sudah pasti harga tiket juga bersaing. Namun sampai saat ini belum ada perusahaan pelayaran lain yang berminat.

“Dalam waktu dekat ini Pemerintah Aceh akan memanggil lagi pihak perusahaan kapal cepat tersebut, dalam hal menyampaikan keluhan masyarakat, terkait harga tiket supaya diturunkan, semoga saja ada solusinya nanti,” tutup Faisal.

Reporter : bukhari

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: