Friday, July 13, 2018

Facebook Oknum Berseragam Hijau di Nias Diduga Sering Sebarkan Status Hoax dan Fitnah

MITRAPOL.com - Zaman canggih di era digital saat ini banyak orang tidak memahami bahwa setiap apa yang disampaikannya melalui status maupun tanggapan dimedia sosial (medsos) yang banyak melakukan pelanggaran terkait UU IT. Seperti berunjuk dugaan menyampaikan berita hoax atau fitnah yang menyerang sekelompok atau pribadi orang lain, sehingga membuat kertersinggungan atau perasaan tidak menyenangkan, seperti facebook oknum berseragam hijau di Nias yang diduga sering menyebarkan berita hoax dan melempar fitnah beberapa waktu lalu.

Akun Facebook yang diduga sering menyebarkan fitnah dan berita hoax

Hal tersebut disampaikan salah seorang warga kota gunungsitoli yang meminta kepada MITRAPOL.com untuk merahasiakan identitasnya, Kamis (12/07/2018).

"Ada sebuah akun FB selama ini di Nias yang diduga beroperasi menyebarkan berita hoax dan berunjuk fitnah, indikasi tersebut melakukan dugaan ancaman dan pemerasan, akun FB tersebut namanya Arjuna L dengan foto profil boneka yang sedang memegang bunga dan diduga kuat hanya bertemanan kepada kaum wanita saja. Anehnya sampai berita ini dikirim kemeja redaksi akun FB tersebut mengosongkan gambar profilnya kembali dengan pengaturan khusus," kata dia.

Papar sumber, diduga FB oknum tersebut bertukar-tukar nama dan diduga tidak memiliki hanya satu akun FB palsunya, oknum berseragam tersebut juga kadang tinggal di kota gunungsitoli diduga kuat bertugas sebagai aparatur negara berseragam hijau.

Menurut sumber bahwa oknum tersebut sering melalukan perekaman video dan pengambilan foto orang secara diam-diam, dan menyebarkan melalui akun FB palsunya, sambil mengancam korban dengan kata-kata kekerasan.

"Bila saya mengadu atau dilaporkan, maka tidak takut," tuturnya menirukan, sadisnya lagi pelaku mengaku masalahnya bisa bebas dalam waktu singkat kalau dilaporkan tindak kejahatannya karena akan menggandeng temannya dari luar.

Tutur sumber korban lain sebut saja "T" warga kota gunungsitoli kepada MITRAPOL.com atas tindakan oknum tersebut dengan menampilkan foto dan video dengan kata-katanya sendiri sempat menjadikan viral di akun palsunya lalu menghapus kembali, tanpa dia sadar bahwa bukti tersebut sudah di screenshoot dan sumber yang mengambil fotonya sudah jelas, tidak bisa mengelak bila dimasukan keranah hukum.



"Saya akan keberatan dengan postingan motor saya di medsos tanpa seizin saya, kalau ada masalah kenapa tidak tanya saya langsung, apa kesalahan benda mati dan urusan oknum ini dengan motor saya, jika memarkir dan meminta izin orang lain dihalaman rumahnya karena sudah mogok, apa urusannya dengan postingan segala di akun FB palsunya sambil menandai akun FB orang lain. Lucu sekali oknum ini, kita tidak tau kalau dia ini masih buta hukum, atau mau macam-macam untuk tujuan tertentu, kita tunggu saja reaksi selanjutnya, dan mudah-mudahan aparat penegak hukum dapat memperhatikan serius hal ini dan tentu pihak korban juga akan menempuh untuk minta perlindungan hukum atas kejadian tersebut, sehingga menjadi pembelajaran kepada oknum berseragam tersebut," harap "T".

Reporter : tonazaro harefa

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: