Sunday, June 10, 2018

Warga Nilai Pemborong Proyek Aspal Jalan Raya Muncang-Sobang Sembrono

MITRAPOL.com - Commanditaire Vennootschap (CV) atau atau perusahaan selaku pemborong subcont pemerintah untuk melaksanakan pengaspalan dijalan raya Muncang-Sobang. Kini mendapat kecaman dan sorotan, karena dinilai oleh kalangan masyarakat sebagai pemborong yang ceroboh.

Mobil yang terjun ke jurang akibat kesleboran pemborong proyek.  

Pasalnya, meskipun tahap pemasangan Lapisan Bagian Bawah (LPB) dengan material batu kerikil yang diampar sepanjang jalan sesuai mekanisme pelaksanaan dalam pekerjaan. Namun dinilai sangat tidak memperhitungan waktu yang tepat, juga dampak yang akan dirasakan oleh masyarakat.

Berserakan batu kerikil diatas badan jalan atau aspal lama membuat licin saat dilintasi oleh para pengendara sehingga timbul persoalan yang membawa dampak buruk tentang keselamatan pengendara.

Jalan penghubung antara kecamatan Muncang menuju Sobang salah satu perlintasan yang lebih banyak turun-naik bukit pegunungan dibandingkan datarannya.

"Apalagi ini musim arus mudik, kalau engga mau dikerjakan secara cepat mestinya jangan dulu dipasang," tutur seorang warga yang enggan namanya di sebut dan mengaku kesal terhadap pemborong.

Efek licin yang timbul akibat batu kerikil diatas aspal lama tentu saja membuat jengkel para pengendara baik roda dua maupun roda empat. Bayangkan saja, dalam waktu sepekan ini sudah banyak insiden kecelakan mulai dari pengendara motor yang berjatuhan, bahkan sebuah mobil ikut terperosok kedalam jurang akibat gagal menanjak sampai mundur dan hilang kendali.

Fakta aspal jalan yang hanya dilapisi batu kerikil. 

Pihak pemborong semestinya sudah memperhitungkan lintasan tersebut bakal dipakai oleh pemudik lebaran. Sehingga jika tidak mampu mengejar selesai sebelum musim arus mudik, sebaiknya pemborong tidak serta merta cukup membuat kesan dimata pemerintah seolah dikerjakan dengan cara cukup memasang kerikil terlebih dulu.

Reporter : cecep sobari

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: