Tuesday, June 12, 2018

Tim Gabungan Terpadu Antara Polres Gowa dan Disperindag Gowa Temukan Barang Makanan Kadaluarsa

MITRAPOL.com - Tim terpadu gabungan Polres Gowa bersama DisperindagKabupaten Gowa akhirnya menemukan makanan yang sudah kadaluarsa saat operasi pasar digelar. Sebanyak beberapa puluh makanan dan minuman yang tak layak dikonsumsi (kadaluarsa) ditemukan oleh tim terpadu gabungan personil Polres Gowa dan Disperindag Gowa saat melakukan operasi pasar, bertempat di Pasar Induk Minasa Maupa Kabupaten Gowa, Selasa, (12/06/2018). siang.



Tim terpadu gabungan Polres Gowa bersama Disperindag Kabupaten Gowa ini dipimpin oleh KBO Intelkam Ipda Husain bersama Kanit 2 Ekonomi Intelkam Ipda Haryoto dan anggota Satreskrim Ipda Suparno, anggota Disperindag Gowa, serta diback up Satuan Sabhara Polres Gowa.

“Dalam operasi ini kita menemukan barang kadaluarsa yang sudah tak layak konsumsi dan masih dijual oleh para pedagang,” pungkas Ipda Haryoto di TKP.

Lebih lanjut barang kadaluarsa yang telah ditemukan diantaranya kecap manis ABC, minuman jenis Buavita, Indomie Goreng Sejati, sirup merk ABC, sirup ABC rasa leci, saos tiram merk, cemilan merk Mr. Jelly, cemilan merk Nutrijelly, Coca cola, Agar-agar, Puding merk wippy cream, dan beberapa bahan makanan lainnya.

"Seluruh barang kadaluarsa tersebut kini dilakukan penyitaan oleh Tim Terpadu dan diamankan ke Polres Gowa untuk nantinya dimusnahkan. Tak hanya itu, para pedagang yang ditemukan menjual barang kadaluarsa pun diberikan teguran agar tidak lagi menjual bahan pangan yang sudah tidak layak dikonsumsi sebab dapat merugikan konsumen," ungkap Kanit 2 Intelkam Ekonomi, Ipda Haryoto.

Sementara Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, SIK., MSi saat dikonfirmasi membenarkan anggotanya, dan menyampaikan bahwa benar ada ditemukan dan beberapa barang yang sudah kadaluarsa dan ini akan terus dilakukan operasi, sampai H+1 jelang Lebaran dan berharap tidak ada lagi pedagang yang menjual barang yang tak layak konsumsi (kadaluarsa) karena dapat merugikan masyarakat.



"Dan bagi pedagang yang ditemukan kami hanya berikan teguran dengan tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut," tutupnya.

Reporter : mir

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: