Wednesday, June 20, 2018

Miris !! Di Pedalaman Papua Harga Beras 25 Kg Capai Rp 4 Juta

MITRAPOL.com - Masyarakat wilayah pedalaman Papua baik di pesisir Kali Degeuwo Kabupaten Paniai dan di wilayah kali Diram Kabupaten Oksibil menuntut jajaran Pemerintah Dearah dan Pusat agar Progam Nawa Cita Indonesia bisa terealisasi di wilayah tersebut, Kamis (14/6/2018).

Ilustrasi

Seperti yang di ketahui bahwa wilayah Kali Diram Desa Kawe Distrik Awimbon Kabupaten Oksibil yang di huni oleh 6000 jiwa, dan menuju wilayah tersebut hanya bisa di lalui dengan transportasi Helikopter, sebab belum memiliki akses jalur darat, sehingga bila menuju kewilayah tersebut harus mengocek biaya sebesar Rp 12 juta/orang, dari Tanah merah tujuan Kali Diram bila menggunakan jasa penerbangan helikopter, itu pun bila ada helikopter yang bersedia untuk melayani.

Adapun di wilayah pesisir kali Degeuwo yang di huni oleh 10.000 jiwa, dan hanya bergantung pada pelayanan penerbangan helikopter dengan jarak tempuh 30 menit dari kota Nabire ke wilayah pesisir kali Degeuwo, dan mengocek biaya sebesar Rp 3.500.000/orang. Hal itu di sebabkan oleh karena belum memiliki akses jalur darat, hingga hanya bergantung pada transportasi helikopter, itupun bila ada helikopter yang melayani penerbangan di wilayah tersebut.

Seperti yang di sampaikan seorang Tokoh Masyarakat di pesisir kali Degeuwo Seki Murib bahwa dengan tidak adanya pelayanan penerbangan helikopter dari Nabire menuju kewilayah huniannya, sehingga hal ini mengakibatkan kurangnya pendistribusian sembako dan bahan bakar minyak (BBM).

“Itu pun bila ada penerbangan kewilayah kami, dan kami harus membayar mahal jasa penerbangannya, sehingga mengakibatkan harga sembako dan BBM melambung hingga Rp 2,2 juta/25 kg beras, BBM hingga Rp 80.000/liternya,” kata dia.

Ia berharap agar pemerintah bisa menyediakan armada helikopter untuk melakukan penerbangan rutin kewilayah tersebut, guna kesejahteraan masyarakat sesuai prinsip dan tujuan Nawa Cita.

Di tempat yang berbeda, M. Tarimakase yang berdomisili di wilayah kali Diram Desa Kawe Distrik Awimbon Kabupaten Oksibil menyampaikan hal yang sama bahwa mahalnya biaya transportasi, hingga harga beras 25 kg di tempatnya itu baik di kali Diram Desa Kawe mencapai Rp 4 juta/25kg.

"Maka itu, harapan kami lewat 9 program Nawa Cita Indonesia bisa memperhatikan keluhan masyarakat pedalaman yang ada, agar Pemerintah bisa menyediakan armada helikopter guna untuk pelayanan penerbangan secara rutin untuk kesejateraan masyarakat di wilayah pedalaman ini," harapnya.

Dengan melihat fakta yang ada di lapangan, dimana masyarakat yang hidup di wilayah kali Degeuwo Kabupaten Paniai, serta masyarakat yang ada di wilayah kali Dairam Kabupaten Oksibil Papua, dimana mayoritas mereka hanya hidup bergantung pada hasil galian Emas (tambang tradisional). Namun itupun tidak bisa mampu untuk mengimbangi harga jual beli sembako dan BBM. Namun harapan warga agar Pemerintah bisa turun langsung meninjau kondisi kehidupan masyarakat yang ada, dan bisa menyediakan transportasi udara (helikopter) guna untuk alat transportasi mereka, dan itupun warga mampu membayar biaya transportasi namun dengan harga yang tidak mencekik seperti harga transportasi yang di alami saat ini.

Harapan masyarakat dengan adanya kesiapan pemerintah dalam menyediakan armada helikopter untuk pendistribusian bahan pangan dan BBM, agar bisa menekan harga sembako dan BBM guna untuk kesejahteraan rakyat yang hidup di wilayah tersebut sesuai dengan pedoman dan 9 Program Nawa Cita Indonesia.

Reporter : ronald karambut

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: