Sunday, June 10, 2018

Kadisperindag Gowa Bantah Pernyataan Pedagang yang Namanya Tidak Terdaftar

MITRAPOL.com - Terkait mengenai adanya Salahsatu Peserta lelang Lapak Pasar Sentral Sungguminasa yang ada nama salahsatu anaknya tidak ada terdaftar namanya didaftar berikutnya akhirnya mendapatkan sanggahan dari pihak Disperindag Kab. Gowa. Dalam hal ini Kadis Perindag Gowa membantahnya, Sabtu, (09/06/2018).



Kadis Perindag Kab. Gowa, Drs. A. Sura Suaib mengatakan bahwa itu tidak benar dan kalo ada yang merasa dirinya ato namanya tidak ada maka silahkan menyurat atau datang langsung. "Saya akan tindaki dan marah jika ada yang terbukti anak-anak saya dilapangan yang berbuat demikian, ujar Kadisperindag Gowa saat ditemui dalam ruangannya.

A. Sura melanjutkan bahwa data yang ada dipendaftaran awal sekitar 197 peserta dan ini tidak mutlak kita tetapkan karena masih ada tahap verifikasi lagi, "Iyya akan diverifikasi lagi dari peserta 197 dan akan diverifikasi dari 197 ke 28, dan dari 28 akan kita lagi verifikasi selanjutnya, karena tiap minggu begitu masih ada sanggahan maka selanjutnya akan kami verifikasi serta tetap menunggu sanggahan," bebernya.

Menurutnya juga jadi tidak benar bahwa ada penggantian peserta lapak dimana dikatakan juga bahwa ada salahsatu nama yang tidak terdaftar maksudnya namanya diganti dengan orang lain itu tidak benar, karena peserta yang dimaksud itu sudah terdaftar dan penjual yang sudah lama sebelum terjadi kebakaran dia sudah menjual.

Ditambahkan bahwa ini adalah hasil verifikasi dan hal ini juga kami tidak berpihak pada siapa siapa maupun ada yang mengklaim diperjual belikan lapak tersebut juga tidak ada, "karena Kami bekerja secara profesional. Kami takut dek apalagi Pak Bupati Gowa sekarang tidak main-main kalau ada jajaran Kadis dan stafnya yang bekerja tidak profesional apalagi KKN. Dia (Bupati) akan menindaki sampai pemecatan," katanya.

"Jadi intinya nanti yang kami utamakan pedagang yang mendapatkan lapak nanti disana dari 28 itu diutamakan bukan penyewa dan pengontrak tapi yang PKL (Pedagang Kaki Lima) yang betul betul sudah lama menjual sebelum kebakaran terjadi," tutupnya.

Adapun diketahui bahwa Panitia Verifikasi PKL Pasal Sentral Sungguminasa ada empat orang, yang diketuai oleh Randi Machmud yang disinyalir ada permainan dalam hal penetapan nama-nama didaftar dan ada salahsatu pedagang lapak yang protes karena anaknya tidak terdaftar lagi.

Reporter : mir

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: