Monday, June 11, 2018

Dugaan KKN Mencuat di Seleksi PPG Kecamatan Langkahan

MITRAPOL.com - Proses rekrutmen Pengawas Pemilu Gampong (PPG) yang diseleksi oleh Panwascam Kecamatan Langkahan disinyalir tidak netral dalam melaksanakan proses seleksi calon Pengawas Pemilu Gampong untuk Pemilihan Umum 2019 mendatang.

Ilustrasi

Menurut Saiful salah satu peserta yang tidak lolos menjadi PPG di gampong Luebok Manee Langkahan, ada indikasi kecurangan yang dilakukan Panwascam dalam proses rekrutmen tersebut.

“Hal ini terlihat dari adanya peserta yang menggunakan ijazah tingkat SMP, namun bisa lolos menjadi PPG sedangkan di form pendaftaran yang di tempelkan di kantor Camat Langkahan minimal berpendidikan paling rendah Sekolah Menengah Atas,” kata dia, Senin (11/06/2018).

Saiful menambahkan, Panwascam seharusnya membuka hasil ujian tes tertulis dan wawancara ke publik agar masyarakat bisa menilai bagaimana tahapan ini dilakukan. "Ini zamannya trasparansi, silahkan buka hasilnya biar kita juga bisa menilai Panwascam ini netral atau tidak," ujar Saiful dengan nada kesal.

Lanjut Saiful, mereka berharap kepada Bawaslu Kabupaten Aceh Utara agar dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Panwascam Langkahan, agar dikemudian hari proses pelaksanaan Pemilu di Kecamatan Langkahan berlangsung dengan jujur dan adil.

“Seleksi yang tidak baik akan menghasilkan penyelenggara pemilu yang berpotensi tidak netral. Oleh sebab itu, kami akan melaporkan indikasi kecurangan tersebut ke Bawaslu Kabupaten dan pihak terkait. Dan kami meminta kepada pihak terkait agar proses seleksi PPG ini di ulangi,” pintanya.

Senada dengan itu, M. Nasir juga salah seorang peserta yang ikut proses seleksi PPG didalam wilayah Kecamatan Langkahan Aceh Utara mengatakan, proses seleksi yang digelar beberapa waktu lalu terindikasi penuh kecurangan.

Menurutnya, ada peserta yang sedang sakit disaat tes wawancara dan tes tulis tapi bisa lulus menjadi PPG di Gampong Tanjong Dalam.

"Ini kan aneh, ada juga peserta yang tidak membawa ijazah asli saat tes wawancara dan tes tulis. Namun bisa lolos menjadi PPG di Gampong Rumoh Rayeek, kami para peserta dalam seleksi ini mau melihat semua pengumuman kelulusan agar ditempelkan di tempat umum. Apalagi ini kalau bukan curang namanya," ucap M. Nasir kepada mitrapol.com.

Sementara ditempat yang sama Baktiar mengaku sangat kecewa terhadap Panwascam Langkahan, panitia seleksi terkesan tidak fair, saudara panitia seleksi lulus, sementara kami yang tidak ada beking tidak lulus keluh Baktiar kepada mitrapol.com.

“Jika memang sudah ada calon petugas PPG didalam wilayah Kecamatan Langkahan, kenapa dibuka pendaftaran PPG. Ini buang-buang waktu kami saja, kami minta untuk dites ulang kembali secara transparan dan dilibatkan pihak kabupaten supaya bisa lebih transparan,” tandasnya dengan nada geram.

Terpisah, disaat mitrapol.com mencoba melakukan konfirmasi kepada Waliyuddin Sekretaris Panwascam Langkahan via telepon selulernya namun tidak tersambung dan saat dikonfirmasi lewat WhatsAap nya pun Waliyuddin juga tidak menggubrisnya.

Reporter : zulkifli

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: