Wednesday, April 18, 2018

Terkait “Polisi Aniaya Polisi” Kanit Regindent Ipda NRA Dicopot dari Jabatan

MITRAPOL.com – Mencuatnya berita dan laporan tentang “Polisi Aniaya Polisi” di Kesatuan Polda Sumatera Selatan, khususnya di Polres Musi Rawas, yang dilakukan oleh Ipda NR kepada bawahannya Bripda Ranu Pranata, baru-baru ini, Jumat (13/4).


Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro mengatakan Ipda NRA yang telah melakukan penganiayaan kepada bawahan nya Bripda Ranu Pranata dipastikan sudah di non aktifkan dari jabatan nya sebagai Kanit Regindent Polres Musi Rawas, Palembang, Sumatera Selatan.

"Ya benar per Senin kemarin Ipda NRA sudah kami non aktifkan dari jabatan nya, hal ini untuk mempermudah pemeriksaan nya," ujarnya saat ditemui disela-sela Sertijab Dansat Brimob di Mako Brimob Polda Sumsel Jalan Srijaya Negara, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Selasa (17/4) kemarin. (baca juga : Polisi Aniaya Polisi, Ayah Korban Bripda Ranu Laporkan Kanit Regident ke Polda Sumsel)

Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan nanti baru bisa disimpulkan apakah Ipda NRA terbukti melakukan tindakan penganiayaan atau tidak, karena yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan yang dilakukan di Polres Musi Rawas.

"Untuk laporan pidana yang dilaporkan korban di Polda Sumsel, kami dari Polres Musi Rawas menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Sumsel, karena proses penyelidikan kasus biarlah Ditreskrium yang menangani nya. Karena dimana tempat korban melaporkan kasus itu maka ditempat yang bersangkutan melapor kasus nya akan diproses," jelasnya.

Sementara Ayahanda Bripda Ranu Pranata sangat mengharapkan Anak nya cepat pulih kembali. Dimana saat ini Ranu Pranata masih dirawat rumah sakit Islam Siti Khadijah.

Bripda Ranu Pranata korban pemukulan saat di rawat di rumah sakit

“Kami berharap proses hukum berjalan transfaran dan tidak ada yang di tutupi. Ini semua demi citra Polri di mata Masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : hadi

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: