Friday, April 20, 2018

Jadi Saksi, Jurnalis MITRAPOL Ditangkap 15 Jam HP dan Uang Disita Serta Wajib Lapor Juga

MITRAPOL.com - Bagaimana tidak kecewa, sudah masuk ke sel tahanan selama 15 jam, kini JN yang melakukan investigasi guna pemberitaan, harus merelakan dirinya diperlakukan layaknya tersangka. padahal, JN diperiksa sebagai saksi oleh Polsek Medan Helvetia lantaran melakukan liputan di perjudian sabung ayam yang terletak dijalan Kapten Sumarsono, Gg. Karya Bakti, Kota Medan. Kamis (19/4).

Polsek Helvetia

Meskipun di jadikan saksi, uang dan Hp milik JN sebesar Rp.712.000 dalam dompetnyapun disita oleh Polsek Medan Helvetia setelah diserahkan oleh Deniteldam  I BB guna kepentingan di kejaksaan. Kini JN yang di anggap sebagai pelaku atau tersangka ini, diberlakukan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis.

Saat di konfirmasi oleh tim Mitrapol.com terkait menahan uang milik JN sebesar Rp.712.000. Kanit Polsek Medan Helvetia, Iptu Syahri Sebayang,SH mengatakan bahwa Handphone milik JN sudah kita kembalikan. Namun Uang milik JN masih kita sita guna pemeriksaan di kejaksaan.

"Kalau Handphonenya sudah kita kembalikan.tapi kalau uangnya masih kita sita guna kepentingan di kejaksaan." Ujar Kanit.

Lucunya, saat JN didampingi Hermansyah selaku Kaperwil Mitrapol Sumut mendatangi Polsek Medan Helvetia guna memenuhi panggilan penyidik sebagai wajib lapor, penyidik yang menangani perkara JN, tak berada di kantor. apalagi Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia yang di ketahui bernama Iptu Syahri Sebayang, SH juga tidak berada di kantornya.

"Kita bingung, penyidiknya tidak ada di kantor, Kanit juga tidak ada. Padahal dalam pemeriksaan kepolisian Medan Helvetia, hari ini kita wajib lapor. Saya bingung ini. Tapi tidak ada satu pun surat yang kita pegang, Apakah itu surat sebagai saksi atau hanya wajib lapor" kata Herman

Perlu diketahui, Terhadap kasus JN yang melakukan liputan di lokasi judi sabung ayam yang melibatkan belasan oknum TNI, pihak Deninteldam I BB yang saat itu menggrebeknya, membawa JN bersama 6 pelaku lainnya ke Kemarkas Deninteldam I BB untuk di periksa. Namun, sangat di sayangkan, oknum TNI yang terlibat di lokasi tidak di tangkap, apalagi di tahan oleh Deniteldam I BB.

Meskipun JN sudah menunjukan identitasnya sebagai jurnalis Mitrapol yang melakukan liputan di lokasi judi. Pihak Deniteldam I BB tidak menggubrisnya. setelah di periksa, mereka menyerahkannya ke Polsek Medan Helvetia guna penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan Berita Acara Kepolisian (BAP) Polsek Medan Helvetia, JN yang di lokasi sedang melakukan liputan judi sabung ayam di jalan Kapten Sumarsono, Gg.Karya Bakti, dijadikan saksi oleh pihak Polsek Medan Helvetia.

JN Jurnalis MITRAPOL saat wajib lapor

Namun sayang, JN bukan terlihat layaknya saksi, melainkan layaknya pelaku atau tersangka, sehingga JN  harus mendekam di tahanan selama kurang lebih15 jam. Bahkan uang milik JN sebanyak Rp.712.000 lenyap dari dalam dompetnya diambil pihak Polsek Medan Helvetia.

Reporter : tim

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: