Monday, April 16, 2018

Diduga Hendak Mencuri, Peminta Sumbangan Fiktif Ditangkap Warga Tambora

MITRAPOL.com – Akhirnya Warga Tambora Jakarta Barat menangkap oknum peminta sumbangan yang beberapa hari ini cukup dirasa meresahkan warga sekitar pada Senin (16/4/2018), di lingkungan Tambora Jakarta Barat.

Dokumen proposal sumbangan yang dibawa pelaku

Peminta sumbangan ini mencari dana bantuan dengan mengharap belas kasihan dengan cara berkeliling dan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Bukan pekerjaan menarik, namun akibat kesulitan ekonomi yang berawal dari sempitnya lapangan pekerjaan membuat usaha tanpa modal ini, menjadi pilihan sejumlah orang di kota besar seperti Jakarta.

"Saya sudah telusuri wilayah tersebut, tapi tidak ada Masjid di bangun di RW. 05, Jembatan Besi, itu bohong. Saya sudah tanyain warga sana,” ujar Asep Linmas RW. 01 Kelurahan Angke, Tambora.

Kali ini warga wilayah RT. 014/01 Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat mendapati oknum peminta sumbangan yang mengatasnamakan Masjid Baitul Amanah yang beralamatkan di Jembatan Besi wilayah RW. 05, namun saat ditelusuri semua hanya fiktif belaka.

“Karena tidak mengenal kedua pelaku dan bertanya maksud kedatangannya pelaku ini apa dan kepergok panik, kemudian langsung mengeluarkan selembar proposal sumbangan masjid yang sudah lusuh. Karena terdengar gaduh sehingga menyita perhatian beberapa warga yang bersiap berangkat kerja,” tambah Asep.

Sementara dari informasi yang dihimpun menjelaskan bahwa pada pukul 6.00 Wib pagi hari, korban bernama Iyan terbangun dari tidur dan terkejut tatkala di dapati pintu kamar kontrakan nya sedang didorong oleh pelaku.

Beberapa warga lalu menghubungi Wawan Ketua RT setempat, lalu bersama warga Ketua RT dan Ketua RW membawa kedua pelaku yang di duga hendak melakukan pencurian dengan modus sumbangan masjid itu menuju pos keamanan RW 01.

Menurut Ketua RT, Wawan di wilayahnya kerap terjadi kasus pencurian yang sangat meresahkan warga. “Jadi kita selalu intruksikan keseluruh warga jika kedatangan oleh tamu yang tak dikenal wajib di pertanyakan maksud dan tujuannya apa,” tegas Wawan.

Reporter : sukemi

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: