Tuesday, March 20, 2018

Tenggak Miras, Oknum Brimob Datasemen D Kota Tual Tembak Teman Sendiri

MITRAPOL.com – Nahas gara-gara tidak mau menemani minum minuman keras pria bernama Markus seorang oknum anggota Brimob Datasemen D Kompi B Kota Rual, memuntahkan peluru tajam yang mengakibatkan seseorang kehilangan nyawanya di belakang kantor Perindustrian dan Perdagangan Kota Tual, Maluku Tenggara, Minggu (18/3/2018).

Maikel Manuhutu saat di rawat di rumah sakit.

Dari keterangan saudara korban yang tidak mau namanya disebutkan mengatakan bahwa, korban bernama Maikel Manuhutu dimana saat itu Markus dua kali mendatangi rumah korban dengan membawa dua botol minuman keras (Sopi).

“Saat pertama pelaku mendatangi rumah Maikel Manuhutu, dia bersembunyi kemudian pelaku pergi meninggalkan rumahnya. Namun selang beberapa waktu kemudian pelaku sudah kembali lagi ke rumah untuk mencari Maikel Manuhutu. Dan setibanya pelaku di rumah korban untuk kali keduanya dia langsung menemui Maikel bersama salah satu saudara perempuannya di kediaman korban tepatnya di belakang kantor Perindustrian dan Perdagangan Kota Tual,” bebernya.

Kedatangan pelaku adalah bukan lain untuk mengajak korban menemaninya menenggak miras yang dibawanya itu. Namun karena korban sedang tidak enak badan maka ajakan itupun ditolaknya. Namun tak ingin tau dengan kondisi Maikel Manuhutu, Markus terus menerus mengajaknya untuk menenggak miras.

“Karena Maikel sudah mengganggap Markus seperti saudaranya sendiri, tak ingin melukai hatiny, maka Maikel dengan terpaksa menemani Markus menenggak miras itu,” ucap pria yang tidak ingin namanya disebutkan ini.

Masih katanya, sambil ditemani kakak perempuan Maikel Manuhutu, korban dan pelaku kemudian dengan santai menenggak miras tersebut. Namun tak berselang berapa lama setelah kakak perempuan Maikel pergi kedapur untuk masak, tiba-tiba terdenger suara letusan senjata api milik pelaku.

“Terkejut dengan suara letusan senjata, kakak perempuan Maikel bergegas keluar untuk melihat apa yang terjadi. Namun nahas ternyata Maikel Manuhutu sudah terkapar dengan berlumuran darah akibat terkena peluru oknum Brimob tersebut,” terangnya.

Diketahui Maikel Manuhutu ditembak dari jarak dengan senjata api milik Markus, yang menyebabkan peluru menembus bagian kanan leher hingga ke bagian punggung belakang. Dan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah KS Tubun Langgur.

sekitar pukul jam 12.10 siang WIT. Dan kemudian ipar dari KK perempuan Maikel kembali dari ojek sudah tidak berdaya dan kemudian pergi untuk mencari mobil untuk membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah KS Tubun Langgur.

Setelah dirinya meregang nyawa dan ditangani secara insentif di RSUD KS Tubun Langgur, malang bagi Maikel Manuhutu yang harus menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin 19 Maret 2018.

Dari kejadian ini, kakak kandung korban sangat mengharapkan kepada petinggi kepolisian yang ada di Mapolda Maluku agar menjatuhkan hukuman tegas kepada pelaku Markus Manuhutu.

“Ini murni pembunuhan, adik saya padahal sudah tidak mau di ajak nenggak minuman keras, kenapa harus di paksa,” ucapnya.

Dirinya juga berharap agar jangan terjadi lagi hal seperti ini, dimana minum minuman keras dengan membawa senpi dan menghilangkan nyawa seseorang.


“Tolong pada rekan-rekan media agar mengawal kasus ini sampai tuntas dan oknum Brimob itu diberikan hukuman yang setimpal,” tegasnya.

Reporter : m. fakoubun

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: