Thursday, March 22, 2018

Tak Dapat Restu Orangtua, Wanita Ini Gugurkan Kandungan

MITRAPOL.com – Gara gara tidak mendapat restu dari orang tua. Seorang gadis belia berinisial KW (21) berinisiatif menggugurkan kandungannya dengan mengkonsumsi obat floxigara (penggugur kandungan) yang dipesannya melalui online.



Pelaku yang merupakan salah satu karyawan toko di Jalan Landak, Makassar ini karena ingin menghilangkan jejak kehamilannya maka KW mengubur orok bayi dengan dibungkus dengan jilbabnya dan dikubur dibawah pohon nangka.

Diduga orok bayi yang sudah berumur sekitar empat bulan ini adalah hasil hubungan gelap dengan kekasihnya.

Awal pengungkapan ketika ditemukannya barang bukti berupa cangkul yang digunakan oleh pelaku untuk menggali kuburan bayi, adalah sisa obat jenis floxigra, satu papan cytotec, dua kaplet jenis klofeniramin maleat, dan empat shacet bintang toedjoe no. 16.

Dampak yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi obat tersebut membuat perut pelaku mulas yang sangat tinggi dan pusing, kemudian untuk menetralisir rasa pusing pelaku meminum obat puyer bintang toedjoe no 16.

Adapun karena diduga akibat mengkonsumsi beberapa jenis obat tersebut akhirnya membuat orok bayi berhasil keluar, selanjutnya pelaku menghubungi NH (20) yang merupakan saudara dari kekasih KW yang juga seorang baby sister untuk membantu menguburkan jabang bayi.

Kemudian penguburan pun dilakukan di Dusun Bangkala, Desa Jenemadinging, Kecamatan Pattalasang Kabupaten Gowa dibawah pohon nangka.

"Adapun kronologis kejadiannya pada hari Selasa malam, saat itu warga mendengar anjing menggonggong di samping rumahnya, dan dikejutkan dengan penemuan bayi berumur 4 bulan yang menjadi awal penyelidikan Polsek Bontomarannu," ujar Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga SIK., M.Si, saat konferensi pers di Mako Polres Gowa, Rabu (21/03/2018).

Lebih lanjut dikatakan, Pelaku mengubur bayi di bawah pohon nangka bersama NH dengan meminjam pacul ditetangga, dengan alasan akan mengubur bangkai tikus.

Berdasarkan pengakuan warga, bahwa memang sebelumnya ada warga yang meminjam pacul yang alasannya untuk menguburkan bangkai tikus yang mana hal ini dibenarkan oleh pelaku NH yang telah meminjam pacul kepada warga.


"Maka pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku KW (21), dijerat dengan pasal 348 KUHP, dengan sengaja menggugurkan atau mematikan atau menggugurkan kandungan, yang hukumanannya paling lama 5 tahun 6 bulan penjara," tutupnya.

Reporter : mir

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: