Friday, March 23, 2018

Pungli Surat Perintah Tugas Guru Honorer Diduga Marak di Simalungun, Tim Saber Pungli Kemana?

MITRAPOL.com - ASN yang bertugas di Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun merasa tidak tercukupi dengan gaji yang mereka terima dengan giatnya mereka memungut setoran dari guru-guru honorer untuk memperpanjang SPT (Surat Perintah Tugas) yang dikenakan biaya yang cukup fantastis mulai dari angka Rp 2,5 juta – Rp 5 jutaan. Apabila para tenaga guru honorer belum membayar maka SPT itu akan ditahan.



Menurut salah seorang operator sekaligus guru honorer yang tidak mau disebut namanya menjelaskan kepada MITRAPOL.com, bahwa dilingkungan kantor Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun sangat gawat dengan punglinya dimana saya harus bayar dulu biaya admisnistrasinya baru bisa kami terima SPT.

“Dan kalau sempat kami membeberkan/membocorkan terkait pungutan-pungutan ini maka resiko yang kami dapatkan adalah mutasi bahkan diberhentikan,” kata dia.

Sementara itu Hermansyah, Kepala Perwakilan MITRAPOL Sumatera Utara meminta kepada Tim Saber Pungli untuk mengusut tuntas permasalahan yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun karena bukan saja hanya pungli yang di lakukan mereka tapi masih banyak lagi permasalahan lainnya.

“Ini sudah gawat meski Tim Saber Pungli sudah terbentuk. Namun masih saja ada pungli dimana-mana, ini menandakan kinerja Saber Pungli belum maksimal meski sudah dibentuk di daerahnya masing-masing,” pungkasnya.

Reporter : tim

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: