Thursday, March 22, 2018

Nasib Suku Anak Dalam (SAD) Sangat Memprihatinkan

MITRAPOL.com - Ini adalah goresan tinta dari Raffy, seorang pemuda yang punya jiwa peduli dengan nasib Suku Anak Dalam (SAD).

Raffy (kaos hitam) saat mengunjungi Suku Anak Dalam (SAD) Sumatera Barat.

“Setiap kali aku datang mengunjungi Suku Anak Dalam/Kubu, Batin ku merasa terkoyak, tersayat sembilu. Perih memang melihat kehidupan mereka yang kian hari kian terdesak, terkadang berhari-hari tidak makan/kelaparan disebabkan ulah kerakusan umat manusia, yang tak pernah ada rasa peduli dengan kehidupan SAD,” beber Raffy kepada MITRAPOL.com, Kamis (22/3/2018).

Lebih lanjut Raffy mengatakan, bahwa kehidupan mereka hanya bergantung pada Hutan/Rimba dan Sungai-sungai. Namun kini, penebangan hutan terjadi dimana biasanya mereka tinggal, dan sungai-sungai mulai keruh oleh berbagai macam tambang, sungguh memprihatinkan?.

“Wahai kalian yang disana. Berikan aku ember untuk menampung tetesan air mata ku. Tolong berikan handuk kecil untuk pengusap deraian air mata ku dan buat Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang disana, tolong perhatikan mereka anak Suku Anak Dalam. Mereka juga manusia, Anak Negeri Bangsa Indonesia yang telah kurus kering kerontang,” ucap dia.

Perlu diketahui terkait apa yang disampaikan oleh sosok pemuda peduli ini, memang begitulah faktanya yang sekarang ini terjadi. Karena dalam kehidupan sehari harinya Raffy selalu mendatangi dimana Suku Anak Dalam (SAD) sedang menetap.

Reporter : efrizal

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: