Sunday, March 18, 2018

Kepala Desa Puu Lawolu Siap Sosialisasikan Anggaran Dana Desa Tahun 2018

MITRAPOL.com – Anggara Desa sudah ada di Pemerintah Daerah, tinggal diturunkan oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka. Hanya saja sampai hari ini anggaran dana desa tahun 2018 untuk desa khususnya Kabupaten Kolaka sampai hari ini belum juga diturunkan dan kami juga belum tahu apa kendalanya, karena di desa kami khususnya Puu Lawolu belum diturunkan.



Hal tersebut dikatakan Mutmay A.Md Kepala Desa Puu Lawulo, saat ditemui dikediamannya, Minggu (18/3/2018).

“Kami minta Pemerintah Daerah khususnya Kabupaten Kolaka supaya cepat diturunkan, agar kami dapat mensosialisaaikan program di desa kami. Karena tidak teralisasinya angggaran dana desa tahun 2018 kemungkinan karena kendala proses laporan pertangung jawabannya yang akan dilaporkan di Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Kolaka,” ucap Mutmay.

Masih katanya, kalau Desa Puu Lawolu Kecamatan Samaturu tidak ada kendala laporanya sudah 100% tinggal kami siap sosialisasikan anggaran desa tahun 2018. Dan mengenai program di Desa Puu Lawolu, selalu ada kordinasi antara masyarakat dan tokoh masyarakat desa setempat.

“Dan mereka didampingi pendamping handal dari pendamping desa atau disebut fasilitator desa. Makanya kegiatan-kegiatan di desa kami utamanya Desa Puu Lawolu selalu dilakukan survei untuk kegiatan dilapangan apa yang mereka rapatkan antar masyarakat didesa, mereka siap lakukan program dana desa,” tambah Mutmay.

Dikatakan lebih jauh, intinya mereka lakukan survei, baru kegiatan diturunkan dan itu hasil mufakat masyarakat setempat. Kegiatan kegiatan di Desa Puu Lawolu selalu ada kordinasi dengan aparat desanya. Mulai dari rapat dusun, musdes sampai rapat kecamatan dan itu terjadi satu-satunya di Desa Puu Lawolu, Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka, supaya masyarakat paham dalam proses aturan program desa,” imbuhnya.

Selaku Kepala Desa Puu Lawulo, dirinya selalu melibatkan Toko Masyarakat, dan Masyarakatnya, pihak Kepolisian dan TNI. “Supaya proses kegiatan di desa dapat transparan terhadap masyarakat, karena kami inginkan keterbukaan informasi publik di desa kami,” tutup Mutmay.

Reporter : usman

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: