Tuesday, March 13, 2018

Kepala Desa Eerinere Diduga Gelapkan Dana Bumdes

MITRAPOL.com - Anggaran yang diperuntukan untuk pembangunan desa, atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bersumber dari Anggaran Dana Desa Tahun 2017 sebesar Rp. 236 juta diduga digelapkan oleh oknum Kepala Desa Eerinere, Kabupaten Buton Utara.



Menurut salah satu Toko Masyarakat Desa Eerinere, sebut saja SN yang mengatakan bahwa hal ini dari pengaduan masyarakat. Sehingga masyarakat langsung melakukan pertemuan BPD dengan masyarakat yang terlibat dalam program tersebut.

"Kepala Desa sudah menggelapkan anggaran dana desa atau uang BUMDes sebanyak Rp. 236.300.000, (dua ratus tiga puluh enam juta tiga ratus rupiah). Maka pengurus BUMDes ternyata dibenarkan ada dugaan indikasi dikorupsi, dan pengakan hukum harus ditegakan di Kabupaten Buton Utara dengan mengambil langkah-langkah melakukan pemangilan dan penyelidikan terhadap oknum Kepala Desa tersebut,” ungkap HS, Senin, (5/3/2018).

Pada saat rapat bersama masyarakat, Kepala Desa mengakui hal tersebut dan berjanji akan mengembalikan dana yang telah di telannya itu. “Sesuai surat perjanjian diatas materai enam ribu," terangnya.

Sementara Ali Janatin, Ketua BPD Eerinere saat di mintai komentarnya via telepon selulernya mengungkapkan, bahwa seluruh aduan masyarakat sudah ditindak lanjuti dan sudah dilaporkan ke Bupati Buton Utara.

Sekertaris Desa Eerinere, Suhardin menambahkan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya bahwa sebetulnya bukan penggelapan dana yang seperti diisukan oleh masyarakat.

"Maksudnya adalah masih banyak administrasi yang belum lengkap pertangung jawabanya di BUMDes,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, anggaran itu sudah cair kemudian, laporan BUMDes belum selesai dan sementara batasan lampiran sampai 31 Desember 2017. "Jadi anggaran itu sudah cair di rekening desa dan itu sudah masuk ke kas umum desa," tandasnya.

Reporter : usman

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: