Tuesday, March 13, 2018

Kapolsek Tambora : Pelaku Penyebar Hoax Ancaman Hukuman 6 Tahun Penjara

MITRAPOL.com - Dalam rangka mencegah maraknya beredar berita hoax di media sosial (Medsos), menindaklanjuti perintah dan arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Drs. Idham Azis. M. Si, dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Hengki Haryadi. SIK, MH, terkait "the power of social media", Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, melaksanakan giat deklarasi anti Hoax dan anti SARA, di Traffic Light(TL) Jembatan Dua, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora Jakarta Barat, Senin (12/3/2018), pukul. 07 : 00 Wib.



Kompol Slamet Riyadi. SH, MM menjelaskan, maraknya informasi dan berita yang beredar di media sosial yang cenderung mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dibutuhkan sikap dan komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk menangkis seluruh informasi hoax, ujaran kebencian dan sara yang memecah belah NKRI.

“Banyaknya berita dan informasi hoax yang beredar salah satu contoh telah terjadi penyerangan pada Ulama, tentu itu menimbulkan kecemasan di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu kami (Aparat Penegak Hukum) dengan tegas menyampaikan menolak hoax dan akan menindak tegas para pelaku penyebaran berita hoax dalam upaya menciptakan situasi aman dan kondusif wilayah Jakarta Barat, khususnya wilayah hukum Polsek Tambora,”jelas Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat.

Masih kata Kapolsek Tambora, sanksi pidana bagi pelaku penyebar hoax dan Hate Speech yang diatur dalam Undang-undang No.11 tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dimana tim Cyber Polri sudah menindak beberapa pelaku hoax. Dan bagi para pelaku hoax dapat dijerat Undang-undang ITE dengan ancaman hukuman 6 (enam) tahun penjara dan denda maksimal Rp. 100.000.000,-,"terang Kapolsek Tambora pada MITRAPOL.com

“TNI dan Polri memohon dukungan dan do’a dari seluruh lapisan masyarakat dalam menindak para pelaku hoax, Dan bersama elemen masyarakat mendukung langkah Kepolisian dalam mendeklarasikan anti hoax, Hate Speech, Dan isu sara agar menolak seluruh berita hoax yang akan memecah belah NKRI dan santun dalam menggunakan internet atau medsos,"katanya

Kombes Pol Hengki Haryadi. SIK, MH, TL Slipi dan sejumlah titik diwilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat Jajaran Polda Metro Jaya, yakni Polres Metro Jakarta Barat di TL. Slipi, Polsek Tamansari di Stasiun Beos, Polsek Tambora di TL. Jembatan Dua, Polsek Kebun Jeruk di TL. Relasi dan cendrawasih, Polsek Cengkareng di TL. Cengkareng bawah Fly Over, Polsek Kembangan di TL. Kembang Kerep, Polsek Kalideres di Terminal Bus Kalideres, dan Polsek Palmerah di TL. Tomang, serta Polsek Tanjung Duren di TL. Grogol Petamburan, semua jajaran serentak melaksanakan dan pada ploting yang sudah ditentukan,"jelas Kapolres Metro Jakarta Barat Jajaran Polda Metro Jaya.


Kegiatan deklarasi anti hoax tersebut dilakukan bersama tiga pilar dengan membagian stiker anti hoax dan bunga tali kasih yang diberikan langsung oleh Kapolsek Tambora Kompol Slamet kepada pengguna jalan yang melintas. 

Reporter : sugeng
Editor : andrey

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: