Saturday, March 17, 2018

Diduga Terkena Zat Asam, Satu Pekerja Tambang Jatuh di Lubang Tambang dan Meninggal Dunia

MITRAPOL.com - Nasip Tak Beruntung menimpah salah seorang pekerja tambang, Hendrik Madunde (26) yang sering di sapa Endi, suku sanger. disaat melakukan kegiatan kerja tambang, korban di duga terkena Zat Asam dan jatuh di lubang tambang hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di kampung Amano Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai. Jumat (16/3/2018).



Kejadian bermula disaat korban turun di pantongan (lubang tambang) Bersama Satu orang rekan kerjanya Indra Ringalai, di lubang tempat mereka mencari nafka. lubang tersebut yang memiliki kedalaman vertikal 80 meter. di kedalaman 30 meter badan pantongan dimana korban bersama rekannya akan turun ke dasar lubang, telah mengunakan keranjang slank mesin wings, Indra rekan korban sudah merasakan adanya zat Asam yang terhirup, dan Indra rekan korban lansung bertindak dan menahan tali penolong serta berdiri di gelagar sebagai penyangga lubang pantongan, dan langsung kembali ke atas lubang pantongan untuk menyelamatkan diri, sekaligus memberitahukan kepada rekan kerja yang lain terkait kondisi yang di alami nya bersama korban. "jelas Indra.

Lanjut lndra, korban endi terus ikut dengan keranjang wings menuju kedasar pantongan. Indra menduga korban (Endi) kena serangan zat asam di saat keranjang wings menuju kedasar pantongan, serta korban (Endi) tidak bisa mengendalikan diri di saat di saat itu, sehingga korban di duga keluar dari keranjang wings dan jatu ke dasar lubang pantongan.

"Setelah mendengar informasi dari rekan korban Indra yang sempat menyelamatkan diri tersebut, tiga rekan kerja lainnya yaitu Ume, Intong dan nino bergegas turun kedalam dasar lubang pantongan, guna untuk mengecek kondisi korban, dan Korban (Endi) di temukan dalam kondisi luka parah di bagian kepala dan sudah dalam kondisi tak bernyawa lagi. "tutur saksi Nino.

Nino menambahkan, "Dengan melihat kondisi luka remuk di bagian kepala, Ia menduga Korban (Endi) jatuh dengan bagian kepala terbentur di dasar lubang pantongan."ucap Nino.

Selanjutnya beberapa rekan korban melakukan tindak evakuasi terhadap korban, dan akhirnya korban berhasil di evakuasi, serta korban saat ini sudah di semayamkan di basecame Wing 2.

Rencana selanjutnya, Korban akan di turunkan kekota nabire pada Sabtu (17/3/2018) dengan menggunakan helikopter, dan rencananya akan di makamkan di kota Nabire.

Reporter : ronald karambut

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: