Wednesday, March 21, 2018

Cek Anggaran Pilkada Mimika Wakil Rakyat Sambangi BPKAD

MITRAPOL.com – Ketua Komisi A DPRD Mimika, Saleh Alhamid didampingi empat Anggota Komisi A, yakni Eliezer Ohee, Mathius Uwe Yanengga, Theo Deikme dan George Deda menyambangi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Mimika, Marten P. Malisa di Ruang Kerjanya Rabu, (21/03).

Marten P. Malisa Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Mimika saat menemui anggota dewan.

Kunjungan Wakil Rakyat ini dalam rangka untuk mengecek langsung sejauh mana penganggaran atau biaya yang dihibahkan Pemerintah Daerah kepada KPUD Mimika dengan nominal hampir mencapai Ratusan Miliar Rupiah tersebut, guna mensukseskan Pemilukada Mimika di Tahun 2018.

Dari hasil pengecekan, Kepala BPKAD Kabupaten Mimika, Marten P. Malisa menuturkan bahwa hingga saat ini baru Tahun Anggaran 2017 silam KPUD dan Panwas Mimika melakukan Pencairan Dana, selain dari itu hingga saat ini belum ada permintaan pencairan dana lagi.

Marten menuturkan pada TA. 2017 Pemerintah Daerah Mimika telah menghibahkan uang dalam bentuk Nota Penghibahan Daerah kepada KPUD Mimika untuk suksesi Pilkada Mimika hingga 2018 dengan Nilai Total sebesar Rp. 90.276.846.500, (sembilan puluh miliar dua ratus tujuh puluh enam juta delapan ratus empat puluh enam ribu lima ratus rupiah).

"Saya pastikan sampai sekarang ini belum ada permintaan pencairan dana dari pihak KPUD Mimika, sehingga kami tidak berani mengeluarkan uang tanpa ada mekanisme yang diajukan," terang Marten.

Pada tahun anggaran 2017 hingga 2018, lanjutnya, Pemerintah Dearah telah menghibahkan Total Anggaran melalui Nota Penghibahan Daerah untuk suksesi Pilkada Mimika dengan Nilai Total. Rp. 90.276.846.500,- terbagi menjadi KPU Mimika sebesar Rp.62.281.163.500, untuk Panwas sebesar Rp.10.405.953.000 dan untuk Pengamanan dalam hal ini TNI/Polri sebesar 17.589.730.000.

Marten juga mengatakan KPU telah mencairkan dana ditahun anggaran 2017 sebesar Rp 9 Miliar, sementara PANWAS juga telah mencairkan dana di Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp 2 Miliar. Dirinya juga mengatakan apabila saat ini ada permintaan pencairan dari ketiga Institusi diatas, dirinya siap sedia untuk memproses pencairan, namun lebih baik bila disertakan denga Surat Pertanggung Jawaban pada penggunaan sebelumnya.

Sementara itu dari Pihak DPRD Saleh Alhamid menegaskan Wakil Rakyat siap bentuk Panja untuk mengawasi Dana tersebut meskipun itu adalah Hibah.

"Kami akan bentuk Panja Pengawasan untuk mengawasi uang hibah ini. Karena nilainya sangat besar dan harus dipertanggung jawabkan,” tegasnya.

Marten P. Malisa Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Mimika.

Dirinya juga mengharapkan pengertian dari KPUD, Panwas dan TNI/Polri di Mimika agar segera berkoordinasi dengan BPKAD sebagai Pengelola anggaran untuk memproses Dana tersebut pada tahap kedua dan menampik isu miring bahwa pemerintah sengaja menahan pencairan tahap kedua Anggaran tersebut.

Reporter : qodri



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: