Saturday, March 10, 2018

Akibat Longsor, Lubang Maut Menunggu Korban

MITRAPOL.com - Usia Kabupaten Langkat sudah mencapai 268 tahun, dari usia Kabupaten Langkat tersebut sudah seharusnya infrastruktur di Kabupaten Langkat dapat dirasakan oleh masyarakat. Namun demikaian masyarakat belum dapat merasakan pembangunan tersebut sejak bangsa ini merdeka 72 tahun yang lalu.



"Infrastruktur jalan belum seluruhnya dirasakan oleh masyarakat, hal ini dapat kita lihat seperti kondisi jalan yang ada di dusun pancang lima desa Beruam Kecamatan Kuala yang keadaannya sangat memprihatinkan, dimana badan jalan sudah tergerus akibat longsor, terkesan Pemkab Langkat tutup mata," ujar Ponidi kepada mitrapol.com.

Lanjutnya, padahal dari dusun pancang lima ini rata-rata petani, ribuan ton buah sawit dan karet hasil produksi sebulannya yang keluar dari dusun pancang lima, tapi mengapa pihak pemerintah desa Beruam dan Kecamatan Kuala seakan tidak peduli dengan keadaan jalan didusun pancanglima ini. 

Secara terpisah Anto warga Dusun Urugedang mengatakan apakah tidak ada laporan dari desa beruam maupun kecamatan ke Kabupaten Langkat, "dan apakah harus jatuh korban baru pemerintah kabupaten Langkat memperbaiki?," ujarnya dengan nada kecewa.

Kadus Pancang Lima ketika di konfirmasi, Minggu (4/3), Joni Hidayat alias Amoy mengatakan mengenai jalan tersebut mungkin sudah disampaikan. "Saya pun tidak tahu kapan itu diperbaiki," ujar Kadus.

Kades Beruam Imat ketika dikonfirmasi di kantor desa Jum'at (9/3) tidak berada di kantor, salah seorang petugas bernama Santi tidak memberikan jawaban kemana kades berada.

"Saya kurang sehat betul bang, tunggu anak saya saja, biar nanti anak saya menghubungi Maya Sekdes saya, karena urusan pemerintahan saya serahkan kepada Sekdes. Saya hanya menandatangani segala administrasi yang dibuat oleh Sekdes," ujar Kades ketika mitrapol.com menghampiri kediamannya.

Sementara Camat Kuala, Romalan Harahap ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (8/3) menjelaskan bahwa kondisi jalan tersebut sudah kita laporkan pada saat Musrenbang kecamatan beberapa waktu lalu, kemungkinan tahun 2019 dilakukan. 

Kalangan masyarakat sangat menyesalkan jalan yang sudah mau putus seakan-akan di perlambat untuk diperbaiki, dan apakah tidak ada tindakan dari desa maupun kecamatan menunggu tindakan dari Pemkab Langkat.

Dan seakan pemerintah kabupaten Langkat seakan membiarkan kondisi jalan tersebut? Kades dan Camat apakah tidak ada kebijakan.

Reporter : tolhas pasaribu

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: