Monday, February 5, 2018

Warga Temukan Mayat Wanita dan Bayi Mengapung di Sungai Buangan

MITRAPOL.com – Sesosok mayat wanita muda dan bayi berumur sekitar 20 bulan diduga di bunuh oleh kekasih gelap atau pacarnya. Mayat itu ditemukan warga di sungai buangan kawasan Desa Alue Dua Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Minggu (4/2/2018).

Penemuan mayat Nurmalia dan bayi. 

Dari informasi yang dihimpun, mayat tersebut awalnya ditemukan oleh seorang pemotong rumput. Selanjutnya dikabarkan ke sejumlah warga dan Kepala Desa Alue Dua Muhammad, Kades Alue Dua kemudian melaporkan kepada Polsek Langkahan.

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi telentang dan setengah telanjang. Ditubuh korban hanya ada baju dan celana dalam.

Tak lama kemudian aparat kepolisian datang ke lokasi penemuan mayat tersebut. Korban tersebut diduga sudah empat hari meninggal dunia.

Dugaan sementara korban pembunuhan karena di tubuh korban terdapat tanda-tanda kekerasan. Namun, kondisi mayat sudah mulai membengkak.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Langkahan, Ipda Samsul Bahri kepada mitrapol.com mengatakan, bahwa hasil penyelidikan sementara, korban diduga dianiaya hingga tewas.

“Karena muka korban ditemukan bekas luka dan bekas benda tajam di perutnya,” beber Kapolres.

Sementara itu Nadhari salah satu supir ambulance di Puskesmas Simpang Tiga Langkahan Aceh Utara yang membawa mayat yang ditemukan terapung di saluran Alue Dua mengatakan via telepon selulernya pada jam 20.20 WIB malam bahwa mayat tersebut salah satu warga Desa Padang Meuria Langkahan.

“Karena sudah ada pihak keluarga yang mendatangi rumah sakit umum Cut Mutia Lhok Seumawe, mayat sudah di mandikan dan akan segera dipulangkan ke desa asalnya untuk di kebumikan,” ungkap Nadhari.

Terpisah Kapolsek Langkahan saat dikonfirmasi membenarkan bahwa mayat yang ditemukan itu atas nama Nurmalia alamat di Dusun Tgk Padang Desa Padang Meuria berdasarkan pengakuan pihak keluarga bahwa keluarga bisa mengetahui jenazah tersebut.

“Karena ada jam tangan merek Bonia yang sering di pakai korban, pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan kasus/pengembangan lebih lanjut,” ungkap Ipda Samsul Bahri.

Reporter : zulkifli

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: