Breaking

Thursday, February 15, 2018

Tim Baileo Kampayekan Mitologi Nomor Urut Calon Gubernur Maluku

Tim Baileo Kampayekan Mitologi Nomor  Urut Calon Gubernur Maluku

MITRAPOL.com – Tim Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yakni Muraad Ismail dan Barnabas Orno menkampanyekan Mitologi nomor urut calon.

Paslon Nomor 2 Murad Ismail dan Barnabas Orno.

"Nomor 1 nampaknya tak tepat untuk pasangan SANTUN (Said Assagaff dan Anderias Rentanubun), sebab dalam idiom politik incumbent, simbol dua jari selalu diperagakan sebagai kodefikasi LANJUTKAN. Tapi fakta berkata lain, nomor urut 1 yang mereka dapatkan seperti pesan alam bahwa Said Asaggaff cukup 1 Periode saja. Hal itu terlihat di raut wajah pendukung SANTUN, yang datar dan tidak happy, mereka lebih senang dengan angka 2. Akan banyak pendukung SANTUN dengan foto dua jarinya mendukung BAILEO," kata AJ kepada mitrapol.com, Rabu kemarin (14/02/2018).

Dijelaskannya, Nomor 2 adalah angka moderat, posisi pertengahan yang berdiri seimbang dan adil untuk pasangan BAILEO (Murad Ismail dan Barnabas Orno). Angka dua merupakan simbol kemenangan yg pas dengan keinginan (willingness) mereka.

"Secara personal, 2 adalah simbol Bintang Irjen Murad Ismail dan 2 periode Barnabas Orno sebagai Bupati MBD menuju Rumah "Upu Latu" Maluku di Mangga 2. Seperti Doktrin Yin-Yang, 2 adalah ciri keseimbangan hidup dan saling membantu satu dengan lainnya," ujarnya.

Menurutnya, Nomor 3 adalah angka ganjil yang tidak begitu pas dengan pasangan HEBAT (Herman Koedoeboen dan Abdullah Vanath). Ini angka buntut bagi pasangan dengan posisi terakhir, setelah SANTUN dan BAILEO. Secara gesture, HEBAT lebih berharap mendapat nomor urut 1, sebab selain akan memimpin urutan pasangan, nomor 1 bisa diartikan sebagai gabungan dua kutub politik MANDAT dan DAMAI menjadi HEBAT.

"Tapi apa lacur, mereka mendapat nomor 3, angka urut DAMAI saat finish di urutan kedua Pilgub Maluku 2013. Dalam kepercayaan Feng Shui, jika 1 bertemu 3 maka akan menjadi 13 yang merupakan angka sial dan tak bertuah," tandasnya.

Reporter : muh fagih difinibun

Disclaimer: