Saturday, February 3, 2018

Terkait Berita Wartawan Abal-abal Minta Uang Rp 10 Juta ke Satker PJN II Sorong, Itu Berita Tidak Benar

MITRAPOL.com - Beberapa Awak Media yang ada di Kota Sorong Bersama Satker PJN II Sorong, Silahturami Bahas Terkait Berita Miring dari salah satu Media Lokal di kota Sorong. Silahturami dilaksanakan di Ruang Satker PJN II Sorong. Jumat (02/02/2018).



Turut hadir dalam Silahturami tersebut, Kasatker PJN II Sorong, Sukarman, ST, MT., Pimpinan Sorongraya.co, Andre Warmasen, Beberapa Awak Media kota Sorong, dan turut Hadir Pula, Oknum Wartawan yang memberitahkan serta Oknum Wartawan yang di beritakan.

Terkait Pemberitaan salah satu media harian lokal Papua Barat Pos, di ketahui tertanggal 2 Februari 2018, yang berjudul, "Wartawan Abal-Abal meminta Uang Rp. 10 juta ke Satker PJN II Sorong" pemberitaan tersebut adalah tidak benar.

Hal ini membuat rekan-rekan Media yang hadir pada saat silaturami tersebut sangat kecewa, pasalnya, pemberitaan tidak sesuai dengan realita yang terjadi, karena yang bersangkutan juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain dari pada itu adalah, pertemuan silahturami yang dilakukan oleh Satker PJN II Sorong, bertujuan untuk memberikan informasi kegiatan yang akan dilakukan di Tahun 2018, Sebab sebagai insan pers yang mempunyai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), sudah selayaknya memberikan informasi tersebut kepada publik.

"Pemberitaan yang disampaikan oleh Hasan Lessy, benar-benar membuat rekan-rekan Pers di Kota Sorong merasa Resah, Sebab, yang bersangkutan, menyebut Rekan-rRekan Wartawan yang pada saat itu turut hadir dalam silaturami tersebut, adalah Wartawan Abal-Abal. Lucu kan....!! kalau Yang bersangkutan memberikan statement tersebut, dan tolong di Klarifikasi karena yang bersangkutan juga turut hadir dalam pertemuan silaturami tersebut," ucap salah seorang Awak Media.

Awak Media yang ada di kota Sorong, sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh kedua wartawan dari Media Lokal Sorong, Sebab dalam pemberitaan tertanggal 2 Februari 2018, bahwa tidak sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan, karena kedua wartawan yang bersangkutan juga turut Hadir dalam pertemuan tersebut.

Rekan-rekan wartawan menduga dibalik semua persoalan ini pasti ada Unsur sakit hati(dendam Pribadi).

Para Wartawan Sorong, meminta kepada publik, agar tidak terhasut, atau terpengaruh dengan pemberitaan yang di lansir oleh Papua Barat Pos, Edisi 02 Februari 2018, karena diduga pemberitaan tersebut, hanya berdasarkan Opini pribadinya sendiri.

Sementara itu, Kepala Satker PJN II Sorong Sukarman, ST, MT, sangat menyayangkan, Terkait dengan adanya pemberitaan tersebut, yaitu di salah satu Media Harian Lokal Papua Barat Pos, Edisi 02 Februari 2018. karena dalam pemberitaan tersebut tidak pernah mengkonfirmasi ke pihaknya. 



"Dan perlu diketahui, bahwa bantuan uang Rp. 10 Juta itu tidak di minta oleh Oknum Wartawan yang di maksudkan, Akan tetapi, hal itu adalah inisiatif saya, dan memberikan uang tersebut kepada mereka. Maka itu, Saya berharap, marilah sesama Rekan-Rekan Pers, khususnya di kota Sorong, agar bersama-sama membangun komunikasi yang baik, agar hal-hal seperti ini, tidak terulang kembali. " tandas Kasatker PJN II Sorong.

Reporter : ronald karambut


SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: