Tuesday, February 6, 2018

Team Anti Bandit Polres Gowa Kembali Bongkar Sindikat 3C

MITRAPOL.com - Dua dari lima pelaku sindikat jaringan curas, curat, dan curanmor akhirnya diberi hadiah berupa timah panas pada kedua betis pelaku, oleh team Anti Bandit Polres Gowa pada saat dilakukan pengembangan keduanya melakukan perlawanan.



Adalah Aci (25) dan RD (20) yang didor pada kedua betisnya setelah dibawa untuk menunjukkan dimana letak Kendaraan yang mereka ambil disimpan di Galesong Utara pada tanggal 2 sekitar pukul 10 Wita Februari lalu. Hal ini di jelaskan oleh AKBP Shinto Silitonga, S.ik. M.si, pada saat gelar pres realese dihalaman Mako Polres Gowa, Selasa, (06/02/2018). sekira pukul 13:30 wita.

Kapolres Gowa, AKBP. Shinto Silitonga mengatakan bahwa ke 5 tersangka dengan inisial AC (25), pekerjaan buruh bangunan, alamat kec. Barombong, kab. Gowa, RD Dg Naba (20), pekerjaan. Swasta, alamat Sawakung kec. Galesong selatan, Kab. Takalar, DB (30), pekerjaan swasta, alamat kec. Bontonompo selatan, S Dg Sigollo (37), pekerjaan Sopir, alamat kec. Bajeng barat sebagai penadah dan SG Dg Lurang (54) pekerjaan swasta, alamat Sampulungan, Kec. Galesong Utara, kab. Takalar

Lebih lanjut Shinto “para tersangka ini adalah merupakan pelaku 3C, curan, curas dan curanmor antar daerah terdiri dari wilayah Gowa, Makassar sampai Bone”. Jelasnya. dihadapan para awak media saat ditanya para pelaku ini melakukan aksinya dengan cara jika motor dilakukan dengan merusak rumah kunci dengan gunakan kunci letter T. Serta dengan Curat dilakukan dengan cara mencungkil pintu ato jendela rumah/toko kemudian masuk mengambil barang berharga milik korbannya.

Saksikan Videonya Disini

Menurutnya ACI ini di tangkap di Takalar oleh tim Anti Bandit. ACI merupakan tersangka residivis, sudah pernah dua kali melakukan tindak pidana pencurian, tersangka juga sudah pernah melakukan dan melancarkan aksinya di Bone pada beberapa bulan lalu.

Kepada awak media ACI katakan “Saya pernah mengambil emas di bone” ucapnya lirih menahan rasa sakit saat ditanya. Singkatnya.

Ditambahkan Shinto adapun kelima tersangka Curanmor di amankan tim anti bandit polres gowa, dan pada saat dilakukan pengembangan, tersangka berusaha melarikan diri sehingga dengan terpaksa Polisi mengeluarkan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan oleh terangka sehinga dilakukan penembakan 2 kali di betis bagian kiri dan kanan.

Bukan hanya itu yang dapat dikembangkan oleh polres gowa, beberapa tersangka lain juga sudah diidentivikasi. untuk sementara kami sedang melakukan pengejaran terhadap mereka .

Lanjutnya, selain kelima para tersangka ini juga masih ada yang belum ditemukan 4 orang lagi yang kami cari dan sudah masuk ke daftar pencarian orang (DPO). 

Selain mengamankan Lima orang, team ini juga mengamankan barang bukti dari ke 5 tersangka yakni, 2 buah bilah parang, 1 unit hand phone, dan 12 sepeda motor berbagai jenis dan merek. dan kesemuanya dihadirkan untuk jadi bahan Lidik lebih lanjut.

"Pasal yang dipersangkakan para tersangka Aci dan DB dijerat pasal 365 KUHP tentang curas dengan ancaman pidana minimal 12 tahun penjara, Sementara S dan SG dijerat pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman pidana 4 tahun penjara," ungkapnya.

"Adapun yang masuk DPO komplotan nya yang sudah diidentifikasi oleh kami adalah LL (25), TB(23), NG(20), TM (20) untuk itu bagi warga masyarakat yang mengetahui ciri ciri nama initial pelaku tersebut agar segera menyerahkan dan menghubungi Polres Gowa, sebelum Team Anti Bandit yang turun menemukannya," pintanya.


Selain itu diakhir penyampaianya, Kapolres Gowa AKBP. Shinto Silitonga dalam hal ini Polres Gowa menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan motor pada wilayah Gowa, Makassar sampai Bone untuk mendatangi kantor polres Gowa dan membawa kelengkapan Surat surat kendaraanya guna mencocokkan kendaraanya dengan STNK untuk dikembalikan dan tidak ini dipungut biaya sedikitpun, tutupnya.

Reporter : mir

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: