Monday, February 5, 2018

Pemda Malra Genjot Perbaikan Penerangan Jalan Raya

MITRAPOL.com - Akhirnya Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara memperhatikan kondisi penerangan lampu jalan raya di ruas jalan Belakang Gereja Katolik Langgur dan mulai dipasang, Sabtu 3 Pebruari 2018.



Menurut Kontraktor Pelaksana CV. Fatnim Mohamad Galib Gazi mengatakan bahwasanya pekerjaan pemasangan lampu jalan ini sebanyak lima belas titik mulai dari pertigaan Haar Indah sampai di Pertigaan ke Bandara Lanud Dumatubun dengan biaya Rp. 17.500.000.00/titik.

Terkait dengan rencana penyelesaiannya dirinya angkat bicara bahwa direncanakan dalam waktu singkat sudah harus menyala karena harus menjawab kebutuhan masyarakat.

“Terkait nilai nominal pelaksanaan pekerjaan tersebut hendaklah ditanyakan kepihak Dinas PU yang lebih mengetahuinya, sedangkan saya hanya melaksanakan pekerjaan dilapangan,” katanya.

Ditempat yang sama saat mitrapol.com menemui seorang Tokoh Masyarakat Langgur Oyang Renyaan dengan panggilan akrab sehari-hari ketika ditanya terkait pemasangan lampu jalan bertenaga Tata Surya ini mengatakan bahwasanya dirinya mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terhadap perhatiannya untuk pemasangan lampu jalan di ruas jalan belakang Gereja Katolik langgur ini.
Saksikan Videonya Disini

Dirinya sangat senang karena di Kompleks Mangga 2 ini sangat rawan konflik karena selama ini tidak ada penerangan jalan. “Semoga dengan pemasangan lampu jalan ini dapat menurunkan tingkat kerawanan di wilayah Mangga 2 ini,” kata Oyang Renyaan.

Dirinya juga berharap agar Lingkungan lain seperti Kompleks Wear Sten dan Pokarina pun harus tersentuh juga dan begitu juga jalan raya seperti Pertigaan Haar Indah ke Pertigaan ke Jalur BNI Langgur serta diluar wilayah Langgur pun harus diperhatikan Pemda Malra.

Dari pantauan mitrapol.com, bahwa ruas jalan protocol (Jl. Jenderal Sudirman) masih terdapat beberapa titik yang tidak menyala termasuk tiangnya patah/rubuh dan belum pernah ada perhatian pihak terkait. Termasuk perhatian SKPD terkait terhadap jalan raya yang digenangi air hujan. Hal ini perlu mendapat perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara karena akan berdampak buruk dengan rawan kecelakaan lalulintas.

Tokoh Masyarakat Langgur Oyang Renyaan 

“Lokasi genangan air hujan seperti terjadi di Ohoibun, Jalan ke Vitasari, perempatan Langgur, Depan Rumah Dokter Renyuut, Depan taman Watwahan, hal ini menunjukan bahwa perencanaan Drainase yang kurang bagus serta pelaksanaan pekerjaan hotmix dengan tidak memperhatikan hasil kerja surveyor saat pengukurannya pada tingkat level sesuai kebutuhan. Semoga itu menjadi perhatian kedepan,” pungkasnya.

Reporter : nor safsafubun

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: