Monday, February 5, 2018

Misteri Dibalik Teror Penembakan, Diduga Pria Berbadan Tegap

MITRAPOL.com - Penembakan Rumah Mayjen TNI H. Tatang Zaenuddin, Berlokasi di Cimanggis, Depok. Sabtu (4/3). Tindakan teror yang dialami Jendral Purnawirawan H ,Tatang zaenudin sangat menggemparkan masyarakat sekitar pelaku peneror tergolong nekad dan dan terlihat sudah professional.


Jend (Purn) Tatang Menuturkan, " Bahwa segala bentuk teror yang dilakukan adalah bertujuan untuk mengintimidasi. Saat ini saya, Mayor Jendral TNI Purnawirawan H. Tatang Zaenudin beserta keluarga telah mengalami tindakan teror tersebut.

Tatang menambahkan, bahwa sampai detik ini, kami pihak keluarga sangat yakin bahwa kami tidak memiliki musuh ataupun persoalan kepada pihak manapun, walaupun banyak orang yang mengaitkan teror ini karena perjalanan politik saya beberapa bulan lalu, dimana saya mewarnai bursa bakal calon Gubernur Jawa -Barat, tetapi saya yakinkan bahwa itu tidak benar.

Motif teror kepada kami sekeluarga akan terungkap jika pelakunya tertangkap dan akan diketahui siapa dalang dari ini semua, jadi kami meminta kepada pihak Kepolisian Republik indonesia untuk segera bertindak agar kami mendapatkan keadilan hukum. 


Tindakan teror menggunakan senjata adalah kejahatan besar yang harus menjadi perhatian aparat penegak hukum, jika pelakunya tidak segera tertangkap, maka tindakan teror-teror dikemudian hari akan tumbuh, dikarenakan ketidak mampuan aparat dalam melindungi masyarakat, tambah Tatang.

Jika teror ini dilakukan untuk membungkam suara kami yang selalu lantang menolak ketidak adilan, dan istiqomah dalam membela kebenaran maka 1000 peluru pun tidak akan mampu membungkam kami.

Saya Mayor Jenderal TNI Purnawirawan H. Tatang Zaenudin ingin menyampaikan kepada kalian yang meneror kami, bahwa kalian tidak akan dapat tidur dengan nyenyak, karena aparat penegak hukum akan menemukan kalian dimanapun kalian berada saat ini. Tutupnya.

Perlu diketahui, pada saat kejadian tidak ada saksi mata yang melihat pelaku melakukan penembakan. Informasi yang diperoleh dari pemilik warung, sebelum terjadi penembakan, ada orang tak dikenal yaitu lelaki berbadan tegap dengan memakai jaket, lelaki tersebut belanja di warung, dan berjalan kaki kearah rumah (lokasi kejadian) lalu 30 menit kemudian berjalan kembali kearah luar (arah jalan raya), orang tersebut bukanlah warga sini. tutur pemilik warung.

Sampai saat ini pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dengan mengirim tim ahli untuk meneliti jenis peluru yang dipakai pelaku untuk menambah bukti dalam proses pelacakan.



Reporter : desi


SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: