Wednesday, February 14, 2018

Lembaga Acheh Future Tolak Keras Pembangunan Akademi Komunitas Negeri di Pidie Jaya

MITRAPOL.com - Terkait dengan peresmian pembangunan kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) di Ulee Gle, Kabupaten Pidie Jaya menjadi sorotan publik, Selasa (13/2/2018).



Peletakan batu pertama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia ini bahkan viral di medsos sehingga banyak elemen masyarakat momprotes keberadaan Kampus tersebut, dan juga dengan keberadaan kampus Buddha tersebut akan menjadi misionaris agama lain.

Berdasarkan pengamatan dan berbagai tanggapan publik melalui media sosial yang bernada mengecam dan menentang pembangunan gedung tersebut.

Ketua Lembaga Acheh Future Razali Yusuf melalui Korbid Agama, Adat dan Budaya Tgk Zulfikar S.Sos meminta kepada Pemerintah Aceh untuk mengkaji ulang keberadaan Kampus tersebut dan mempelajari visi dan misinya, "agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan di kemudian hari," ungkapnya kepada mitrapol.com.

Masyarakat Aceh memprotes karena dengan beredarnya selembaran undangan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, yang beralamat di Jalan Pantai Indah Kapuk Boulevard, Jakarta 14470, yang perihalnya Undangan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kampus Akademi Komunitas Negeri Pidie Jaya, Nomor Undangannya : 052/YBTCI/II/18.

"Bila undangan itu benar dari yayasan tersebut, kita sangat meyesalkan Pemerintah Pidie Jaya yang tidak menghargai keberadaan Syariat Islam di Serambi Mekah," beber Korbid Aftur.  

Acheh Future meminta pada Wakil DPRK Pidie Jaya Fakruzzaman Hasbalah agar memberi pejelasan yang benar, karena tidak menyebutkan nama Yayasan Buddha tersebut. "Kami menduga ada kerjasama dengan mereka, kalau tidak, mana mungkin pembangunannya bisa berjalan, lagi pula pernyataan Wakil Ketua DPRK berbeda dengan penyataan Pemkab Pidie Jaya," tegas Razali.

Pernyataan Pemkab Pidie Jaya, bahwa Yayasan Budha Tzu Chi paling-paling hanya membantu gedung senilai antara Rp 15  atau Rp 20 miliar, meski demikian Pemkab menilai itu sudah sangat terbantu terutama diperuntukkan bagi ruang perkuliahan, ungkap kepala Bappeda Pidie Jaya Munawar Ibrahim.

Acheh Future mengecam keras tindakan Pemkab Pidie Jaya, kami menduga Pemkab Pidie Jaya termasuk dari bagian Yayasan Buddha tersebut. Jika anda kurang senang dengan Syariat Islam, "silahkan pilih bumi lain, jangan anda mengkotori bumi aulia Allah." tutur Razali Yusuf dengan nada geram kepada awak media.

Reporter : zulkifli

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: