Sunday, February 11, 2018

KPU Malra Bersama Kandidat Paslon Satukan Persepsi

MITRAPOL.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Tenggara melaksanakan Rapat Koordinasi bersama Kandidat Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Pilkada 2018. Dan telah menyatukan persepsi dalam teknis pelaksanaan Penetapan Bakal Pasangan Calon menjadi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara pilkada 2018 yang akan berlangsung Senin 12 Februari 2018 nanti, dan rapat koordinasi dimaksud dilaksanakan di Aula KPU Maluku Tenggara, Sabtu 10 Februari 2018.



Ketua KPU Maluku Tenggara Engelbertus Dumatubun, SH dalam penjelasannya saat Rapat Koordinasi tersebut menjelaskan bahwasanya Rapat Koordinasi ini dimaksudkan agar kita secara bersama sama menyatukan persepsi untuk dijadikan sebagai dasar pikiran kita terhadap teknis pelaksanaan penetapan dimaksud agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan bersama.

“Bukan saja pembahasan kita terbatas pada tahapan kegiatan Penetapan, namun juga Tahapan pengundian nomor urut kandidat serta deklarasi Pemilu Damai oleh ketiga Kandidat peserta Pilkada 2018 nanti,” katanya.

Terkait teknis lapangan, dirinya mengatakan bahwa akan berkoordinasi teknis pelaksanaannya dengan pihak Polres Maluku Tenggara baik terhadap jadwal tahapan Penetapan pada tanggal 12 Pebruari 2018, maupun jadwal tahapan pengundian dan Deklarasi Pemilu Damai pada hari Selasa 13 Februari 2018.
Saksikan Videonya Disini

“Kesemuannya ini sudah menjadi kesepakatan bersama untuk dijadikan sebagai pedoman tambahan dalam penyelesaian tahapan baik tahapan penetapan maupun tahapan pengundian nomor urut dan Deklarasi Pemilu Damai,” tutup Ketua KPU Malra.

Hasil Rapat Koordinasi tersebut yaitu Kesepakatan bersama tanpa kecuali tentang jumlah dukungan dan simpatisan Kandidat yang hadir saat penetapan sebanyak paling tinggi 20 personil termasuk Pasangan Calon bersama isteri. Sedangkan tahapan pengundian batas atas (Jumlah batas tertinggi) 100 orang per Kandidat termasuk tahapan Deklarasi Pemilu Damai, sedangkan penataan parkiran dan penempatan kelompok masa pendukung menjadi tanggung Jawab pihak Keamanan (Polres Maluku Tenggara).

Ketua Divisi Teknis Paul Beruatwarin menjelaskan tentang teknis dan methode yang digunakan dalam penarikan undian nomor urut peserta Pemilu 2018 bahwa dirinya akan berupaya sedemikian agar tidak akan adanya pikiran pro dan kontra dari penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU dan Panwaslu, artinya penarikan undian dapat dilakukan dua kali yaitu : Pertama Kandidat hendaklah mencabut undian Pertama untuk mendapatkan nomor urut penarikan Kedua setelah masing masing kandidat sudah mencabut undian pertama.

“Maka secara bersama-sama membukanya secara serentak maka akan dilihat secara bersama sama oleh semua yang hadir bahwa Kandidat mana yang mendapat giliran pertama, kedua dan ketiga untuk mencabut undian penentuan Nomor Urut Kandidat dalam pilkada 2018, agar tidak terjadi asumsi bahwa penyelenggara Pemilu ada keberpihakan kepada Kandidat tertentu,” jelas Beruatwarin.

Hadir dalam Rapat Koordinasi tersebut yaitu Komisioner KPU Malra, Komisioner Panwaslu Maluku Tenggara, Para Kandidat yang diwakili masing-masing Ketua dan Sekretaris Tim Penghubung, Pihak Polres Maluku Tenggara serta Media Center KPU Maluku Tenggara.


Reporter : nor safsafubun

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: