Saturday, February 24, 2018

Kasubdit Regident Pantas di Copot, Pengurusan BPKB Rumit

MITRAPOL.com – Dugaan penyalahgunaan jabatan dengan membuat aturan jadi kekuasan, menimbulkan sebuah proses pengurusan menjadi rumit untuk terselesaikan. Penyalahgunaan jabatan inilah diduga dilakukan oleh pemegang jabatan di kantor Samsat Medan, Jalan Putri Hijau, Kota Medan.


Menurut pantauan dilokasi, Jumat (23/2), banyak masyarakat yang merasa kecewa dengan proses pengurusan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) duplikat atau yang hilang di Direktorat Lalu Lintas Samsat Medan.

Kekecewaan masyarakat dikarenakan Direktorat Lalu lintas melalui Kasubdit Regident Samsat Medan, AKBP Herbertus Ompusungu kini memberlakukan aturan baru dimana apabila kendaraan yang telah dijual ke pihak ke II, pemilik kendaraan pertama (Pihak I) wajib dihadirkan jika pihak ke II ingin mengurus BPKB duplikat. Parahnya lagi, bila BPKB hilang, maka pemilik kendaraan ke II atau pertama tidak akan pernah bisa memiliki BPKB selamanya.

" kalau kendaraannya telah di jual ke pihak ke II, lalu pihak ke II ingin mengurus BPKB duplikat kendaraan tersebut, maka pihak ke I ( pemilik kendaraan pertama) harus dihadirkan. Parahnya lagi, samsat tidak akan mengeluarkan BPKB pengganti yang hilang dan selamanya tidak bisa memiliki BPKB tersebut." Ujar MN (37) warga Kota Medan kepada Mitrapol.com.

Sementara itu, SMS yang dilayangkan oleh tim Mitrapol.com kepada Kasi BPKB Direktorat Lalulintas Samsat Medan, Kompol M.Rizal, hingga berita ini diturunkan belum membalasnya.



Reporter    :tim sumut


SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: