Breaking

Wednesday, February 7, 2018

Kapolri Hadiri Ground Breaking Mapolresta Tangerang

Kapolri Hadiri Ground Breaking Mapolresta Tangerang

MITRAPOL.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri ground breaking pembangunan Mapolresta Tangerang, Rabu (07/02/2018).



Saat tiba, Kapolri disambut oleh Kapolres Tangerang Kombes Pol. Sabilul Alif. Setelah melewati barisan anak sekolah, Tito disambut oleh Jawara Banten dan dipakaikan peci serta diselendangkan sarung.

Kapolri juga bertemu KH. Ma'ruf Amin saat di depan hall Mapolres. Mereka pun bersalaman dan masuk ke dalam ruang transit. Tito bersama KH. Ma'ruf Amin duduk satu meja dalam acara ground breaking itu. Selain itu, ada pula Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo.

Tak hanya menyambut, KH. Ma'ruf Amin juga memimpin pembacaan doa. Dia mendoakan agar Polri tetap dilindungi Allah.

"Peran Polri adalah untuk melindungi masyarakat," ucap KH. Ma'ruf dalam doanya pembangunan Mapolresta Tangerang.

Sementara itu, Kapolri juga memberikan apresiasi tentang konsep smart building (bangunan pintar) yang akan di terapkan di gedung baru Mapolresta Tangerang.

Menurutnya, Polresta Tangerang baru yang pertama menerapkan pembangunan smart building di institusi kepolisian.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah membantu dalam pembangunan ini.

"Saya sampaikan terima kasih Pak Zaki, dan Pak Kapolda, Pak Kapolres. Bahwa Gedung ini Insya Allah akan selesai dan saya melihat akan dibuat smart building, dengan teknologi informasi," ucap Tito dalam sambutannya.

Sementara Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dibaginya Kabupaten Tangerang ke dalam beberapa wilayah hukum membuat proses koordinasi kerap mengalami hambatan.

Dikatakan Bupati, pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang masuk ke wilayah hukum Polresta Tangerang, Polda Banten. Namun, beberapa kecamatan dan beberapa desa justru berada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang dan Polres Tangerang Selatan, Polda Metro Jaya.

“Untuk itu, kami meminta Bapak Kapolri mempertimbangkan untuk menggabungkan Kabupaten Tangerang dalam satu wilayah hukum saja,” kata Bupati.

Sedangkan, Kapolresta Tangerang Kombes Pol H.M Sabilul Alif berharap proses pembangunan berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Kapolres juga mengatakan, konsep smart building yang diterapkan dilatar belakangi keinginan institusi kepolisian memberikan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.


Reporter : sukron

Disclaimer: