Sunday, February 4, 2018

DPO Curnak Berhasil Digulung Team Reskrim Polsek Bomar Dibackup Resmob Polda Sulsel

MITRAPOL.com - Kepolisian Sektor Bontomarannu berhasil mengggulung para pelaku pencurian ternak (curnak) yang meresahkan warga masyarakat selama ini dengan dasar LP.No.129/tgl/18 Mei 2017.



Berkat laporan tersebut diatas salah satu pelaku bernama KMR (24) diamankan berkat komplotan ini akhirnya berhasil diamankan oleh personel polsesk Bontomarannu yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Nurman, SH dan Ipda P Malelak, SH, MH, pada tanggal (29/01/2018) sekira pukul 03:20 wita. Didusun jenemadinging, desa kampili, kec. Pallangga, Gowa.

Kronologis penangkapan tersebut dari hasil informasi tentang keberadaan pelaku KMR alamat didusun Je'nemadinging Desa Kampili kec. Pallangga kab. Gowa selanjutnya Unit reskrim melakukan penangkapan di rumah tersangka dan kemudian hasil interogasi benar dirinya melakukan pencurian sebanyak 2 ekor sapi yakni 1 ekor betina dan 1 ekor jantan yang disimpan didekat lapangan tembak Rindam XIV pakatto bersama 3 temannya

Selanjutnya personil unit Reskrim Polsek Bontomarannu yang di back up oleh Unit Resmob Polda Sulsel bergerak menuju ke alamat ke 3 pelaku dan berhasil menangkap ke 3 pelaku di rumahnya masing-masing.

"Adapun ketiga pelaku yang diamankan ADT (31), pekerjaan pembuat pemerah/pembuat ballo atau tuak, alamat kampung bontocinde desa bontoramba, kec. Pallangga kab. Gowa, AGS, (20), pekerjaan tidak ada, alamat Jenemadinging desa Kampili kec. Pallangga kab. Gowa, yang menurutnya ke 2 ekor sapi tersbut disembunyikan selama 2 hari di kampung Je'ne makmisi Desa Romangloe kec. Bontonarannu," ungkapnya.

Sementara yang ketiganya adalah RST alias Tuttang Dg. Ago yang turut mengambil dan mengangkut sapi tersebut sebanyak 2 kali dengan menggunakan mobil avanza warna silver, ungkap Kapolres Gowa dihadapan para awak media saat menggelar pres realese, Rabu, (31/01/2018), dihalaman Kantor Polsek Bontomarannu

Kapolres Gowa menambahkan dari itu setelah pelaku berhasil ditangkap mereka kemudian dibawa untuk penunjukan TKP yang ditunjuk pelaku yakni dibelakang lapangan tembak Rindam XIV Hasanuddin Pakato, masih wilayah Polsek Bontomarannu, namun ke 4 pelaku memberontak dan berusaha kabur dengan cara mendorong dan berusaha merebut senjata personil yang mengawal para pelaku dan ingin melarikan diri ke kebun sehingga personil memberikan tembakan peringatan 3 kali ber turut turut ke udara namun tidak dihiraukan tembakan peringatan tersebut sehingga petugas memberikan tindakan tegas.

:Adapun KMR (24), alamat Je'nemadinging desa Kampili kec. Pallangga kab. Gowa, ini adalah salah satu karyawan PT. Tjakrindo Samaya. Gowa. dan sudah tercatat dalam kepolisian sudah pernah melakukan kasus Curat. Pencurian dan pemberatan," Ujar Shinto.

Sementara AGS (20), pekerjaan tidak ada, alamat Jenemadinging desa Kampili kec. Pallangga kab. Gowa, dalam hal ini diketahui bahwa dia sementara sudah mendaftar Secaba AL dan menunggu tahap akhir seleksi yakni Pantohir.

Menurut keterangan para pelaku bahwa TKP pencuriannya beberapa tempat yakni pernah mengambil 2 ekor sapi di belakang lapangan tembak Rindam XIV Hasanuddin Pakato, di belakang perum Difa Stambul Bonto tangnga Kec. Somba Opu dan pada Bulan November 2017 sekira jam 23.00 Wita brtempat di belakang perum Difa Stambul Bonto tangnga dan sebelum sapi sapi tersebut dipotong menurutnya mereka simpan dulu sekitar dua hari dan setelah itu hasil darinya mereka bagi berempat dari hasil jualannya yang berperan sebagai penjual adalah RST alias Dg. Ag.


"Sementara para pelaku dan barang bukti sebuah mobil Toyota Avanza silver diamankan di mako Polsek Bontomarannu," tutupnya.

Reporter : mir

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: