Thursday, February 15, 2018

Deklarasi Tolak, Lawan Politik Uang dan SARA Pilkada 2018 Berintegrasi

MITRAPOL.com – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Gunungsitoli gelar acara deklarasi tolak, lawan politik uang, dan SARA pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018 sehingga berintegrasi.



Acara tersebut dilaksanakan di Lapangan Merdeka Kota Gunungsitoli Rabu, (14/02/2018) yang dihadiri Ketua Panwaslu Kota Gunungsitoli Endra Amri Polem, S.Pd Ketua, Go’ozisokhi Zega, S.Pd dan Nur Alia Lase, S.Pd Anggota, Walikota Gunungsitoli yang diwakili Sekda Ir. Agustinus Zega, Kapolres Nias AKBP Erwin Horja H Sinaga, Dandim 0213/Nias Letkol Inf. Armed Gultom, mewakili Kejari Gunungsitoli, Kepala Sekretariat Kota Gunungsitoli serta seluruh staf, Forum Kerukunan Umat beragama, mewakili Ketua KPU Kota Gunungsitoli, Ketua atau mewakili Partai Politik se-Kota Gunungsitoli, Tokoh masyarakat Kota Gunungsitoli, Tokoh agama, Ketua KNPI Kota Gunungsitoli, Akademisi, Wartawan Media Cetak, eletronik dan Online, Perkumpulan Perempuan, kaum disabilitas/difabel, ketua organisasi masyarakat Kota Gunungsitoli, seluruh Ketua dan anggota Panwaslucam se-Kota Gunungsitoli, PPL serta sejumlah undangan hadirin lainnya lainnya.

Kegiatan tersebut sesuai dengan surat yang ditandatangani Ketua Panwaslu Kota Gunungsitoli Endra Amri Polem, S.Pd tertanggal 12 Februari 2018 Nomor : B-586/K.PANWAS-27/HM.03.00/02/2018 dalam rangka pelaksanaan tahapan kampanye pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pada 27 Juni 2018 mendatang.

Ir. Agustinus Zega Sekda Kota Gunungsitoli mewakili Walikota Gunungsitoli dalam sambutannya menyampaikan dalam acara pegelaran deklarasi tolak, lawan politik uang, SARA pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018 berintegrasi merupakan moment penting untuk menyelenggarakan Pilgubsu sesuai dengan azas demokrasi yang langsung, bebas dan rahasia (lubers). "Sehingga pada akhirnya yang terpilih bebas dari politik uang dan sara, serta terciptanya Pilgubsu yang bersih," paparnya.

Sementara Kapolres Nias AKBP Erwin Horja H Sinaga dalam sambutannya juga menyampaikan agar pelaksanaan Pilkada Gubernur dan wakil Gubernur yang digelar pada 27 Juni mendatang dapat berjalan dengan damai, aman dan tertib sesuai dengan harapan kita bersama dan harapan undang-undang yang berlaku untuk itu, “Polri dan TNI tetap menjaga semangat demokrasi serta tidak terlibat dalam ranah politik unndang yang berlaku”.


Pada acara tersebut Ketua Panwaslu Kota Gunungsitoli Endra Amri Polem, S.Pd juga menitipkan harapannya kepada masyarakat untuk berpartisipasi dan bergotong-royong awasi Pilgubsu 2018 sehingga komitmen bersama dapat tercapai sehingga. “Pilkada keren tanpa politik uang dan politisaasi sara”, sambil mengucapkan motto Bawaslu “Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu”, tandas Endra Amri Polem, S.Pd.

Reporter : tonazaro harefa

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: