Thursday, January 4, 2018

Tata Cara Penyitaan atau Eksekusi Kredit Macet

Kredit macet tidak dapat langsung disita atau ditarik begitu saja. Penyitaan itu ada prosedurnya?.

Kurniadi Hidayat

Untuk permasalahan yang berawal dari perikatan perjanjian harus diselesaikan secara perdata. Hal itu masuk dalam wanprestasi. Sehingga, harus diselesaikan terlebih dulu melalui gugatan ke pengadilan.

Dalam proses penarikan kendaraan yang mengalami kredit macet pun tidak boleh dilakukan secara paksa (pemaksaan sudah masuk ranah pidana), melainkan diminta dengan secara baik-baik. Namun, jika tidak bisa maka dalam hal ini bisa dibawa ke ranah pengadilan. Sehingga nanti yang memutuskan adalah pengadilan.

Di dalam perjanjian fidusia (perjanjian benda bergerak), bila sudah didaftarkan fidusianya maka pihak Finance tidak perlu lagi mengajukan gugatan terhadap pengadilan. Cukup dengan mengajukan permohonan penyitaan barang kepengadilan dengan pengamanan dari pihak kepolisian (Sesuai Perkap Polri nomor 8 tahun 2011).

Itu dilakukan ketika pihak konsumen/debitur tidak mau kerjasama ketika barangnya diminta secara baik-baik.

Setelah pengajuan penyitaan itu dilakukan nanti barang tersebut dijual melalui proses lelang sesuai aturan. Dan hasil penjualan dari lelang itu digunakan untuk membayar utang kepada kreditur dan bila ada kelebihan dari hasil penjualan maka sisanya diberikan kepada konsumen/debitur.

Semoga Bermanfaat
Salam Konsumen Cerdas

Oleh : Kurniadi Hidayat
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI)

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: