Sunday, January 28, 2018

Pasca Gempa Lebak, BPBD Provinsi Banten Sisir Ulang Bangunan Rusak

MITRAPOL.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menurunkan sebanyak 8 tim untuk melakukan pendataan atau penghitungan ulang jumlah rumah atau bangunan yang rusak berat dan tidak bisa di huni akibat bencana gempa yang melanda Lebak Banten belum lama ini.

Tim BPDB Banten bersama Reporter MITRAPOl.com saat mendata bangunan rusak berat. 

Kedelapan tim BPBD pun di terjunkan di beberapa Kecamatan di Kabupaten Lebak Banten. Setelah melakukan verifikasi, ada yang genting rumah yang jatuh sejumlah satu atau dua, itu tidak masuk ketegori bencana.

BPBD Provinsi Banten di pimpin Darmidi S. Sos MSI, bersama 3 anggota BPBD mengikuti pendataan ulang terkait simpang siurnya masalah data kerusakan bangunan yang terkena gempa Lebak Banten, Jumat (26/1/2018).

Tim mendatangi Kelurahan Cikatomas dan berkoordinasi dengan Kecamatan Cilograng untuk melakukan pendataan bangunan yang rusak berat. Sementara Camat Cilograng Edi Sunaedi mengatakan, kantor Kecamatan Cilograng menjadi posko bantuan bencana gempa dengan sumbangan yang datang berupa sembako, selimut dan pakaian yang langsung di berikan ke para korban gempa.

“Sedangkan pendataan bangunan rusak sudah di lakukan oleh BPBD Kabupaten Lebak,” paparnya.

Saksikan Videonya Disini

BPBD Provinsi Banten yang di perintahkan Gubernur Banten guna mendata bangunan yang rusak berat dan tidak layak huni. BPBD Banten di dampingi Perangkat Desa langsung memantau dan mendata para korban gempa langsung ke lokasi.

Darmidi Staf BPBD Banten menjelaskan, bahwa pendataan bantuan ini untuk di bangun lagi khusus bagi yang bangunannya rusak berat atau tidak bisa di huni lagi.

“Ini akan di berikan oleh pemerintah Provinsi Banten,” paparnya.

Yang jelas, pasca bencana gempa Banten, katanya, Pemprov Banten akan melakukan bantuan untuk para korban gempa. 10 desa yang ada di Kecamatan Cilograng, Sabtu 27 Januari tim mulai mendata langsung ke 10 desa diantaranya ; Desa Cikatomas, Gunung Batu, Pasir Bungur, Cirendeu, Cibareno, Girimukti, Cikamunding, Cilograng, Cijengkol, dan Desa Lebak Tipar dimana data bangunan yang kerusakannya rata-rata di atas 50 persen.



“Ada satu rumah ambruk dan tidak bisa di huni lagi di Desa Giri Mukti. Setelah pendataan laporan tersebut akan langsung di serahkan kepada pihak Pemerintah Provinsi Banten," tandas Darmidi.


Reporter : sukron

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: