Thursday, January 4, 2018

Lembaga Aliansi Indonesia Persoalkan Proyek Betonisasi di Desa Pisangan Jaya Sepatan

MITRAPOL.com - Adanya pengerjaan pelaksanaan betonisasi yang berada di Desa Pisangan Jaya Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang mendapat sorotan dari Hermanto Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Indonesia.

Hermanto Lembaga Aliansi Indonesia saat dilokasi

Menurut Hermanto, kegiatan betonisasi yang berada di Desa Pisangan Jaya itu sangat janggal. Pasalnya dari papan proyek tidak dipasang, jadi masyarakat tidak tahu berapa anggarannya dan dari mana sumber anggarannya.

"Ini sangat di sayangkan, kegiatan yang menggunakan anggaran negara tidak transparan, kalau seandainya ini adalah anggaran dana desa pelaksanaannya seharusnya tidak di laksanakan oleh pihak ketiga dan itu seharusnya melibatkan masyarakat sekitar. Artinya swakelola itu berjalan dan bisa memperdayakan warga sekitarnya,” jelas Hermanto kepada MITRAPOL.com, Kamis (4/1/2018).

Masih katanya, sekarang kenyataannya pelaksananya bernama Ali, selaku kontraktor atau pemborong yang sudah jelas bukan warga setempat. Apapun alasannya tidak bisa dipisahkan siapa Ali tersebut. “Sedangkan diwilayah desa Sarakan/Pisangan Jaya masih banyak pelaksana atau pemborong yang tidak kalah bagus dari Ali,” ujar Hermanto.

Hermanto menambahkan, dalam waktu dekat kami akan kirim surat resmi kepihak terkait agar pekerjaan tersebut di audit. “Karena kami menduga adanya kerugian negara dalam pelaksanan proyek tersebut,” tandasnya.

Sementara Ahmad Nur salah satu warga desa Pisangan Jaya saat ditemui mengatakan, pekerjaan seperti ini sangat aneh karena kebetulan saya salah satu pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) di Kota Tangerang.

“Sampai saat ini saya tidak melihat adanya papan proyek, dan orang dinas terkait yang mengawasi kegiatan tersebut. Bagaimana dengan mutunya, ada pengawasan pun biasanya bisa ada temuan apalagi kalau tidak ada. Yah mungkin beda wilayah beda sistem,” ungkap pria yang enggan disebutkan namanyan ini.

Ahmad Nur Warga sekitar lokasi

Sampai saat berita ini di terbitkan pelaksana atau pemborong belum bisa dihubungi via telepon ataupun WhatsAppnya.

Penulis : arsyad

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: