Saturday, January 6, 2018

Kapolres Malra Gelar Apel Pasukan Operasi Praja Siwalima 2018

MITRAPOL.com - Kapolres Maluku Tenggara AKBP Indra Fadhillah SH, SIK menggelar Apel Pasukan Operasi Mantap Praja Siwalima 2018 bertempat di Lapangan Upacara Polres Maluku Tenggara, Jumat 5 Januari 2018.



Hadir dalam upacara Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Praja Siwalima 2018 ini, Bupati Maluku Tenggara yang diwakili Kepala Kesbangpol Malra J. Sikteubun, Walikota Tual yang diwakili Asisten 3 Pemkot Tual Syamsudin Tamher SH, Dandim 1503 Malra Letkol ARH Hilarius Karnedi, Danlanud Dumatubun Langgur Letkol PNB Dony Widodo, Laksamana Lanal Tual Mayor Laut (KH) Hartono, SH dan sejumlah undangan lainnya.

Turut hadir sebagai peserta upacara ; 1 SST Gabungan Perwira TNI/POLRI, 1 SST Gabungan Provost TNI/POLRI, 1 SST TNI-AD, TNI-AU, TNI-AL dan TNI Kompi 734 Ibra, 1 SST Brimob Kompi 3 dan B Tual, 1 SST Dalmas Polres Malra, 1 SST Sat Lantas Polres Malra, 1 SST Gabungan Staf Polres Malra, 1 SST Sat Reskrim dan Intelkam Polres Malra, dan 1 SST ORARI.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Indra Fadhillah Siregar SH, SIK selaku Inspektur Upacara membacakan Sambutan Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Drs. Deden Juhara yang pada intinya mengecek kesiapan personil, kelengkapan sarana dan prasarana Polri serta unsur terkait sebelum diterjunkan ke lapangan sehingga diharapkan semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal guna mensukseskan pelaksanaan pilkada yang aman.

Kapolda juga menyampaikan bahwa kehidupan demokrasi di Indonesia telah memberikan ruang kebebasan bagi masyarakat untuk berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi serta diberikan hak politik yang luas untuk terlibat dalam roda Pemerintahan.

Sebagai sebuah pesta demokrasi, pilkada serentak 2018 adalah bagian dari kemerdekaan rakyat untuk memilih para wakil rakyat, maupun kepala Pemerintahan sehingga perlu adanya jaminan keamanan agar setiap tahapan pilkada dapat berjalan damai.

Dalam konteks inilah peranan Polri dalam mengawal dan mengamankan proses pilkada harus terlaksana secara optimal karena di Daerah lain masih terjadi konflik sosial seperti pembakaran kantor KPUD, kampanye hitam disertai isu-isu sara, praktek Money Politic maupun intimidasi terhadap penyelenggara dan peserta pilkada, demikian pula bentuk bentuk kecurangan pemilu baik yang dilakukan oleh penyelengara pemilu maupun pihak terkait lainnya, kiranya tidak terjadi di Provinsi Maluku. Kemudian pengamanan terhadap kotak suara yang turut dilakukan oleh personel Polri, harus terlaksana dengan baik.

Kapolda juga mengingatkan bahwa pelaksanaan pilkada serentak 2018 terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius dari semua unsur terkait agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat menghambat kelancaran penyelenggaraannya.

“Apabila ada potensi kerawanan pada setia pentahapan pilkada, baik berupa sengketa hasil maupun pelanggaran pilkada dan tindak pidana umum lainnya harus dapat dikelola dan ditangani oleh POLRI secara professional dan akuntabel,” pungkasnya.

Oleh karena itu guna terjaminnya stabilitas kamtibmas selama proses pilkada 2018 maka POLDA Maluku menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Mantap Praja Siwalima 2018.

Setelah usai Apel Gelar Operasi Mantap Praja Siwalima 2018 disusul dengan simulasi-simulasi terkait tugas pengamanan nanti.


“Semoga tugas ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab untuk mendapatkan hasil pilkada yang santun, aman, nyaman dan bermartabat,” tutupnya.

Reporter : nor safsafubun

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: