Monday, January 29, 2018

Evaluasi Tanggap Darurat Asmat Papua Terus Dilakukan

MITRAPOL.com - Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk, mulai memasuki fase 10 hari kedua dari tahap 30 hari tanggap darurat.



Evaluasi penanggulangan tanggap darurat. Dipimpin oleh Danrem 174/ATW, Selaku Dansatgaskes TNI BrigjenTNI. Asep Setia Gunawan. Yang diikuti oleh TNI, Polri, Kemenkes, pemda dan tokoh masyarakat. Bertempat di aula Wouru Cem Kesbangpol, Distrik Agats, Kabupaten Asmat-Papua, Sabtu (27/01).

Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB), diperkuat oleh para dokter spesialis dan paramedis dari Puskes TNI dan Polri.

Brigjen TNI. Asep Setia Gumawan. Selaku Danstgas (KLB) "Tim dokter dan paramedis dari TNI dan Polri sudah tiba sore ini di Agats. dan siap untuk di deploy ke distrik-distrik.

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgaskes TNI memyampaikan, Bahwa Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI segera melaksanakan tugas ke distrik-distrik di kabupaten Asmat, Serta melakukan pengamatan dan pengobatan selama 5 hari. "Tim ini segera mencari pasien yang menderita campak dan gizi buruk, ataupun temuan penyakit lainnya." ujar Brigjen. Asep Setia Gunawan.

Dalam rapat evaluasi itu, dr. Wayan, Sp.A selaku koordinator spesialis anak, dari Kemenkes RI. Turut menyampaikan beberapa masukkan yang berkaitan dengan perbaikan, dan manajemen RSUD Agats. Dalam meliputi pencegahan dan pengendalian infeksi, managemen fasilitas, "serta pengelolaan limbah di RS. Kendala utama yang ditemukan adalah, nasehat dokter yang disampaikan kepada pasien, itu tidak dilaksanakan sesuai yang diharapkan, begitu juga dengan desakan keluarga pasien yang selalu minta segera pulang," ucapnya.

Dengan kehadiran Tim Gabungan Satgaskes TNI, yang terdiri dari para dokter spesialis dan paramedis dari TNI, Polri dan Kemenkes RI. Diharapkannya, Agar wabah campak dan gizi buruk ini, dapat diselesaikan dengan baik, mulai dari fase tanggap darurat, hingga fase selanjutnya.


"Masyarakat perlu tahu bahwa tim dokter yang tergabung dalam Satgaskes TNI ini, telah memiliki kemampuan dan pengalaman tugas di berbagai tempat, Baik dalam maupun luar negeri. Sehingga kita harus yakin, bahwa wabah campak dan gizi buruk dapat ditangani dengan baik," jelas dr. Wayan.

Reporter : ronald karambut

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: