Tuesday, January 16, 2018

Dampak Kasus Pembakaran SMAN 4 Deiyai, Pelajar Terhambat Mendapatkan Hak Pendidikan

MITRAPOL.com - Kasus Pembakaran SMA N 4 Tigi Barat Kabupaten Deiyai yang terjadi pada tanggal 11 Januari 2018 pukul 14.00 WIT mengakibatkan pelajar di sekolah tersebut terhenti proses belajar mengajarnya, sejak Selasa (16/01/2018).



Kapolsek Tigi Iptu Ferry M. Mehue, prihatin melihat pelajar tersebut tidak mendapatkan hak nya untuk mendapat pengetahuan yang seharusnya diberikan.

"Dalam hal ini pihak Kepolisian tetap akan melaksanakan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tersebut, guna untuk mengetahui alasan sebenarnya dan apa yang sebenarnya terjadi sehingga terjadi pembakaran sekolah tersebut,” ungkapnya.

Dikatakan lebih lanjut, kami telah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas P&P Kabupaten Deiyai, Peter Adi, agar para pelajar tetap mendapatkan pengetahuan untuk bekal masa depan.

“Dari hasil koordinasi tersebut, pihak Pemda akan mencarikan gedung lain agar proses belajar tetap dilaksanakan dan ke esokan harinya akan dipertemukan para orang tua pelajar dan pelajar tersebut untuk diberikan sosialisasi mengenai proses belajar mengajar yang akan dilaksanakan,” ucapnya.


menambahkan, "Pendidikan merupakan hak bagi kalangan pelajar, Iptu Ferry M. Mehue menambahkan, yang ada di Indonesia dan harus dipertahankan, serta diberikan kepadanya adalah pendidikan nomor satu. “Karena bekal yang sangat penting bagi generasi ialah masa depan untuk memajukan negara Indonesia yang sama-sama kita cintai ini," tutupnya.

Reporter : ronald karambut

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: