Tuesday, December 5, 2017

Terkait Jembatan Nabire, Supryadi : Sedang di Bangun Jembatan Darurat Penghubung Jalan Nasional Nabire-Paniai

MITRAPOL.com - Dirgahayu PUPR ke-72, Upacara Bersama, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Satker PJN Wilayah VII Nabire dan Satker PJN Wilayah VIII Paniai serta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nabire Bertempat di Kantor Dinas PU Nabire, Senin (04/12/2017).



Supriyadi mewakili Kepala Satuan Kerja (Kasatker) wilayah VII Nabire kepada awak media menyampaikan, Dalam rangka memperingati Hari Bhakti yang ke-72 ini terlebih dahulu kami telah melaksanakan berbagai kegiatan berupa Bhakti Sosial berupa anjangsana ke panti-panti asuhan, kemudian lomba olarahraga Gate Ball, Tenis Meja, Tenis Lapangan dan lain sebagainya.

“Kami juga telah melakukan kegiatan kerja bhakti pembersihan dan penanaman pohon di Topo kilometer 16 sampai pada kilometer 46 serta gerak jalan santai. Tema dari pada Hari Bhakti PU ke 72. 2017 ini adalah Bangun Daya Saing Bangsa maksudnya, PU agar dapat bersaing dengan bangsa lain yakni negara-negara tetangga dalam hal infrastruktur di Indonesia," jelasnya.

Saat bersamaan ketika diwawancarai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nabire Moh. Otto Iskandar, SE mengatakan, Untuk kedepannya Kabupaten Nabire dari Dinas Pekerjaan Umum kami sedang berusaha guna mengakomodir jalan infrastruktur yang ada sesuai dengan visi dan misi Bupati yakni pelebaran dan pembukaan dua jalur, air bersih dan guna menembus isolasi antara daerah.

Supriadi menambahkan, Kemudian untuk Ruas Jalan Nasional Trans Papua PPK Satker PJN Wilayah VII Nabire, kembali kami adalah sebagai perpanjangan tangan dari Kementerian PU untuk pelaksanaan Jalan Nasional Nabire meliputi jalan yang menuju ke arah perbatasan dengan Prov. Papua Barat dan merupakan jalan yang menghubungkan antar Provinsi dan Kabupaten-kabupaten pemekaran di pegunungan tengah. Kemudian untuk arah timur penanganan kami ada jalan nasional meliputi pantai utara yaitu Nabire arah ke kimibai legari sampai nantinya tembus Kabupaten Waropen dan kemudian akan dilanjutkan sampai ke Kabupaten Membramo.



"Selanjutnya, untuk Trans Papua arah timur dari Nabire menuju ke Kabupaten Paniai, batas wilayah kerja kami di kilometer 100, untuk diatas 100 ke atas adalah wilayah kerja Satker PJN Wilayah VIII Paniai," katanya.

Dikatakannya, Sedangkan Pembangunan Jalan Nasional di Nabire sampai saat ini yang ke arah ke Papua Barat diperkirakan akan tembus pada tahun 2018, dan yang arah timur bagian pantai utara Papua saat ini sudah terhubung di kilometer 83.

“Kami harapkan pembangunan ini akan berkelanjutan sehingga nantinya akan terhubung jalan antar kabupaten yang nantinya sampai pada ibukota Provinsi Papua yakni Jayapura, memang ada beberapa kendala dalam hal pembangunan antara lain, kondisi alam yakni medannya cukup ekstrim kemudian curah hujan cukup tinggi hingga sedikit menghambat pekerjaan," jelasnya.

Disinggung Wartawan terkait jembatan Kali Nabire, PPK menjawab , khusus untuk Jembatan Kali Nabire saat ini progres sudah mencapai 70% , kemudian untuk saat ini bisa terlayani transportasi masyarakat.

“Kami membuat jembatan darurat agar pengguna jalan yang menuju ke arah Paniai bisa melewati, apalagi dalam bulan Desember menyambut natal dan tahun baru, kami harap jembatan darurat yang telah dibangun sudah dapat di fungsikan dalam minggu ini,” tandasnya.

Memang Jembatan Kali Nabire ini, sambungnya, mempunyai beberapa kendala yang sedikit menghambat kegiatan kita. Namun, katanya, semuanya dapat diatasi, sehingga pelaksanaanya sampai saat ini telah mencapai kurang lebih 70% dan untuk bisa di lewati kendaraan.


“Untuk Jembatan darurat saat ini kendaraan Dam Truk belum di ijinkan untuk melewati kecuali kendaraan roda empat seperti Hi-Lux boleh karena dibatasi beban berat lewat," tutupnya.

Reporter : ronald karambut
Editor : andrey



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: