Thursday, December 28, 2017

Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Cilandak Berhasil Ungkap Beberapa Kasus Tindak Pidana

MITRAPOL.com - Keseriusan Unit Reskrim Kepolisian Sektor Cilandak Polres Metro Jakarta Selatan dalam menekan angka kriminalitas yang berada diwilayah hukumnya benar - benar direalisasikan, hal ini terlihat pada Rabu (27/12/2017) pukul 14.00 WIB menggelar press release atas keberhasilan mengungkap beberapa kasus tindak pidana yang diselenggarakan di Aula Mapolsek Cilandak, Jl. Caringin Utara, Cilandak - Jakarta Selatan.

Kapolsek Cilandak didampingi Wakapolsek dan Kanit Reskrim saat ungkap beberapa kasus tindak pidana.

Pantauan mitrapol.com dilokasi, press release langsung dipimpin oleh Kapolsek Cilandak Kompol Sujanto, S.Pd, MAP yang didampingi Wakapolsek AKP Agus Herwahyu Adi, SH, MH dan Kanit Reskrim IPTU Wahidin, serta Kasie Humas IPDA Zainal Arifin. Adapun beberapa kasus yang berhasil diungkap dari hasil Operasi Premanisme yang dilakukan oleh Polsek Cilandak tersebut yaitu Kasus Curat, Kasus Pengeroyokan, Kasus Judi, dan Kasus Narkoba.

Dalam kasus tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), Polsek Cilandak mengamankan pelaku yang berinisial AS (18) yang modusnya pelaku berpura - pura mengontrak di rumah kost yang berada di Jl. Junaidi RT.003/03 Cipete Selatan, lalu dengan menggunakan obeng pelaku mencongkel jendela kamar kost lainnya yang dalam keadaan sepi, dan mengambil barang berupa handphone, tablet, serta perhiasan emas dengan berat sekitar 12 gram tanpa seizin siapapun.

"Barang bukti yang ditemukan yaitu sebuah obeng dan sebuah Handphone merk Nokia. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 ayat 1 huruf 5.e KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama - lamanya 7 tahun " terang Sujanto

Mengenai berikutnya yaitu kasus Judi Togel yang dilakukan oleh 2 ( Dua ) orang pelaku yaitu T ( 39 ) dan S ( 43 ) yang sebelumnya dicurigai oleh anggota Unit Reskrim karena sebentar - sebentar melihat handphone sambil menulis buku, setelah dilakukan pemeriksaan pada handphone ternyata banyak kiriman angka judi Togel Singapura.

"Mengenai kasus Judi Togel ini, kami amankan barang bukti berupa uang tunai Rp 3.455.000, - , sebuah Handphone merk Nokia, Buku Rekapan Angka Judi Togel Singapura, sebuah Handphone merk Asus, dan sebuah Ballpoint. Tersangka diduga telah melakukan tindak pidana Perjudian sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun " kata Kapolsek

Kasus berikutnya yaitu kasus Pengeroyokan penganiayaan yang dilakukan ole 2 ( Dua ) orang pelaku yaitu PT ( 41 ) dan JXR ( 27 ) dengan korbannya yaitu Stanly Telussa (50). Kejadian terjadi di PT. Otto Finance yang berada di Jl. RS.Fatmawati Raya, Cilandak - Jakarta Selatan. Adapun kejadian tersebut berawal dari korban pada 15 Desember sekitar pukul 15.30 WIB datang kekantor PT. Otto Finance dengan maksud mengambil surat tugas, dan bertemu dengan JXR dan PT, selanjutnya PT mengajak korban dan JXR minum miras, dalam keadaan mabuk korban bercanda mengajak para pelaku membakar kantor PT. Otto Finance namun berhasil dihalangi oleh Saksi. Tidak lama kemudian korban bercanda kembali akan membakar jaket milik PT yang digantung di sepeda motornya, lalu PT melarang sambil memukul korban menggunakan gelas beling dan mengenai kening korban, lalu korban lari ke arah Jl. Cilandak V dan kembali lagi dengan membawa sebatang kayu untuk membalas PT namun dicegah oleh JXR, kemudian setelah terjadi percekcokan mulut, korban dikeroyok oleh PT dan JXR.

"Barang bukti yang kami temukan yaitu pecahan bekas gelas beling, dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku kami jerat dengan Pasal 170 ayat 2 huruf 1.e KUHP " ujar Sujanto

Lebih lanjut, untuk kasus yang terakhir yaitu pengungkapan kasus Narkotika yang pelakunya PAP (27) kedapatan membawa 1 bungkus plastik bening berisi kristal warna putih yang diduga Shabu - Shabu seberat 0,34 gram, dan pada pelaku RH (45) didapati 5 bungkus plastik yang diduga Shabu seberat 2,02 gram yang disimpan dalam sebuah dompet, serta sebuah plastik bening berisi 4 bungkus Shabu seberat 1,34 gram. Sedangkan untuk pelaku yang ditangkap didepan Pertokoan Poins Square dari anak - anak yang sedang nongkrong pada 18 Desember sekitar pukul 00.30 WIB ditemukan Shabu seberat 0,32 gram pada seseorang beinisial AA (25), dan setelah diinterogasi, dirinya mengakui mendapatkan barang haram tersebut dari AO (26).

"Untuk para pelaku Narkotika, kami kenakan Pasal 132 Jo.112 (2) UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara " terang Kapolsek

Lebih lanjut, Kapolsek Cilandak Kompol Sujanto, S.Pd, MAP kepada mitrapol.com menyampaikan bahwa guna untuk menjaga serta memelihara Kamtibmas di wilayah Cilandak, dirinya semaksimal mungkin akan menekan angka kriminalitas yang ada diwilayah hukum Polsek Cilandak dengan melakukan Operasi Cipkon, Operasi Premanisme, dan lain sebagainya.


"Kami dari Polsek Cilandak tidak akan segan - segan menindak para pelaku kriminalitas dengan sesuai prosedur hukum yang berlaku," tegas Kapolsek.

Reporter : tri wibowo

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: