Sunday, December 31, 2017

Polres Pekalongan Kota Tangkap 5 Napi yang Kabur dari Lapas Kelas II A Pekalongan

MITRAPOL.com - Sebanyak lima dari tujuh napi Lapas Kelas II A yang kabur berhasil diamankan petugas dari Polres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah, Jumat (29/12). Ketujuh narapidana ini kabur memanfaatkan kelengahan petugas keamanan Lapas, dengan memanjat dinding menggunakan besi layos yang digunakan sebagai tangga yang sebelumnya sudah dipersiapkan dengan ditaruh di kolam lingkungan dalam Lapas.



Mereka memanjat dinding Lapas setinggi sekitar 10 meter dan dilapisi kawat berduri tersebut. Para napi ini langsung terjun ke rawa-rawa yang ditumbuhi semak rimbun di sebelah utara Lapas.

Aparat Kepolisian Resor Pekalongan Kota yang mendapat laporan langsung melakukan penyisiran di sekitar rawa dengan membawa anjing pelacak. Sesekali petugas menembakkan gas air mata ke sekitar rawa-rawa.

Upaya pencarian berhasil. Empat napi yang kabur bisa diamankan oleh petugas. Satu orang di antaranya menyerahkan diri ke lapas. Ketujuh napi yang kabur tersebut merupakan napi kasus narkoba pindahan dari lapas Cipinang.

Di hadapan petugas, lima napi ini mengaku hanya ikut kabur dengan memanfaatkan kelengahan petugas saat sholat Jumat. Namun saat sudah di luar, mereka mengaku bingung mau kabur kemana mengingat jauh dari sanak saudara.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu melalui Waka Polres Kompol Saprodin menyebutkan pihaknya menerima laporan ada napi kabur dari Lapas. Pihaknya mengepung daerah rawa dengan menempatkan sejumlah personel di setiap sudut. Hingga pukul 17.00 WIB, baru lima napi yang diamankan oleh polisi, dua di antaranya masih dalam pencarian.

"Petugas juga sudah menyebar disekitar lokasi pelarian, karena lokasi pelarian berada di tengah-tengah pemukiman warga," ujarnya.

"Kami terus melakukan penyisiran, kami yakini masih ada di sini (rawa-rawa)," tambah Wakapolres.

Ia menyebutkan pihaknya hingga kini masih terus mengejar dua napi yang kabur. Warga juga diminta untuk hati-hati dan waspada, karena narapidana yang kabur cukup berbahaya. Diduga mereka membawa senjata tajam dan bisa berbuat nekat," ungkapnya.

Sementara itu, Kalapas Kelas II A Pekalongan M Hilal menerangkan, pihaknya akan mengevaluasi kinerja dari jajarannya.

"Penjagaan akan kami perketat sehingga nantinya kejadian yang sama tidak sampai terulang kembali," tegasnya.


"kelima napi ini nantinya akan dikenakan sanksi disiplin berupa ditempatkan di sel khusus masing-masing satu orang di tiap selnya," pungkasnya.

Reporter : irul

SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: