Wednesday, December 6, 2017

Menkumham RI Hadiri Acara Penutupan Hari Jadi Kabupaten Nias ke-147

MITRAPOL.com – Acara penutupan hari jadi Kabupaten Nias ke-147 yang di pusatkan di Lapangan Beringin Hiliweto Kecamatan Gido Kabupaten Nias – Sumatera Utara dihadiri Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia Republik Indonesia (Menkumham RI) Dr. Yasona H Laoli, M.Sc dan Anggota DPR RI Marinus Gea pada Senin, (04/12/2017) lalu.

Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia Republik Indonesia (Menkumham RI) Dr. Yasona H Laoli, M.Sc dan Anggota DPR RI Marinus Gea. 

Sebelum acara dimulai Bupati Nias Drs. Sokhi’atulo Laoli, MM dan Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH. MH dan Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE, MM serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Nias dan Kota Gunungsitoli menyambut kedatangan Menkumham RI beserta rombongan di Bandara Binaka Gunungsitoli Nias – Sumatera Utara.

Hadir pada acara tersebut mewakili Gubernur Sumatera Utara, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementrian Pariwisata RI, Koordinator Forum Kepala Daerah se-Kepulauan Nias beserta para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Kepulauan Nias, unsur Forkopimda Kabupaten Nias, para mantan Bupati dan Wakil Bupati dan Sekretaris daerah Kabupaten Nias, para Ketua DPRD se-Kepulauan Nias, Wakil Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Nias, para Kepala SKPD, lingkup Kabupaten Nias, para pimpinan BUMN/BUMD, para camat, Mayjend TNI Christian Zebua Ketua BPPKN, pimpinan organisasi pemuda, wanita, masyarakat, tokoh adat, agama, panitia peringatan hari jadi Kabupaten Nias, para kepala desa, wartawan media cetak, eletronik dan online serta ribuan hadirin lainnya memadati halaman Lapangan Beringin Hiliweto Gido.

Drs. Sokhi’atulo Laoli, MM Bupati Nias dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejarah mencatat 147 tahun yang lalu tepatnya tanggal 04 Desember 1870, J.F.A de Rooij dikukuhkan sebagai kontroler pertama diwilayah kepulauan Nias dengan Luitenant Der Chinezen bersama So Ghie, periastiwa ini menjadi tonggak sejarah berdirinya pemerintahan di Kepulauan Nias di kenal dengan sebutan awalnya adalah “Kabupaten Nias” dan menjadi cikal bakal terbentuknya 4 (empat) Kabupaten dan 1 (satu) Kota.



“Penelusuran terhadap hari jadi Kabupaten Nias telah dimulai beberapa tahun lalu melalui beberapa kajian baik kajian secara akademik dan analisa sejarah budaya dan sejarah pemerintahan di Nias, karena itu pemerintah Kabupaten Nias melalui pembahasan dan klarifikasi dari Gubernur Sumatera Utara menetapkan hari jadi Kabupaten Nias sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Nias Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Hari Jadi Kabupaten Nias,” jelasnya.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Nias kali ini merupakan pertama kali dilaksanakan sehingga mengandung makna yang sangaat mendalam yang patut diperingati oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Nias dengan suka cita. “Kemudian serangkaian dalam peringatan hari jadi Kabupaten Nias diisi dengan pelaksanaan festival pesona bahari yang dimulai sejak tanggal 01 sampai 03 Desember 2017 di Kawasan Soziona yaitu Pantai Bozihona dan Pantai Tagaule dan diakhiri dengan acara puncak yang dilaksanakan saat ini,” papar Bupati Nias.

Kawasan Soziona adalah merupakan kawasan ekonomi cepat tumbuh disisi timur Pulau Nias yang membentang sepanjang 48 Km, kawasan ini menawarkan potensi pariwisata dan potensi kelautan yang menjadi sumber daya yang dapat kita manfaatkan bersama untuk kemajuan Kabupaten Nias.

Dalam rangka memajukan dan mewujudkan pembangunan di Kabupaten Nias juga harus didukung oleh pemerintah dengan baik dengan mengkampanyekan dan mengimplementasi sebuah gerakan yang dikenal dengan “Gerakan Kreatifitas, Inovatif dan Sinergitas (KIS)”, gerakan ini menjadi sebuah fondasi bagi seluruh aparatur sipil negara lingkup Pemerintah Kabupaten Nias dalam melaksanakan program kegiatan dan pelaksanaan pelayanan publik dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Nias yang Maju, Mandiri dan Sejahtera (MMS).


“Tema yang diusung yaitu “Tano Niha Datatuwu” marilah bersama-sama bergandengan tangan, bahu-membahu dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Nias dan Kepulauan Nias sehingga dapat setara dan sama dengan perkembangan daerah lain dalam rangka Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” harap Bupati Nias mengakhiri.

Reporter : tonazaro harefa



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: