Tuesday, December 5, 2017

Kawasan Cipta Lancar Diresmikan, Walikota Jakbar Harapkan Masyarakat Taat Peraturan

MITRAPOL.com - Walikota Jakarta Barat HM. Anas Efendi di dampingi Wakadishub DKI Jakarta Sigit Widjadmoko dan Kasudinhub Jakarta Barat Angiat Banjar Nahor melaunching kawasan Cipta Lancar Lalu Lintas di area kawasan terminal Kalideres Jakarta Barat, Kamis (5/11/2017).

Walikota Jakarta Barat HM. Anas Efendi saat meresmikan kawasan Cipta Lancar Lalu Lintas di terminal Kalideres Jakarta Barat, Kamis (5/11/2017).

Anas Efendi menyampaikan, Cipta Lancar merupakan sebuah treatment dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat dalam upaya menciptakan kelancaran Lalu Lintas di wilayah Jakarta Barat.

“Beberapa bulan lalu kita sudah melaksanakan bulan tertib trotoar, kemudian kita lanjutkan dengan bulan tertib lalulintas, yang bertujuan agar masyarakat sadar akan peraturan dalam berlalulintas,” ujarnya.

Dalam menegakkan peraturan itu terkadang harus di lakukan dengan pemaksaan, lanjut Anas, agar masyarakat taat akan peraturan. Sama halnya kita mengajak orang masuk surga, kalau kita ajak berbuat kebaikan susahnya minta ampun.

“Demikian halnya dengan kita mengajak orang taat akan peraturan, kalau tidak di paksakan tidak akan terlaksana. Semua itu demi kebaikan bersama demi keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya,” ujar Walikota Jakbar.

Dia juga menyampaikan, Kota Jakarta ini kota jasa di mana pusat perekonomian negara ini ada di Jakarta, namun masalah yang paling kolosal adalah masalah kemacetan lalulintas, masalah sampah, dan ketertiban umum.

Saksikan Videonya Disini

“Untuk itu kita sebagai aparatur pemerintah selalu mencari solusi dalam mengatasi setiap permasalahan yang terjadi, terutama masalah kemacetan dan tertib lalulintas, dengan di launchingnya kawasan Cipta Lancar di Jakarta Barat ini mudah-mudahan bisa mengurai dan mendorong pertumbuhan ekonomi bagi kesejateraan masyarakat,” tandas Anas.

Kasudinhub Jakbar Anggiat Banjar Nahor mengatakan, dalam upaya menciptakan kelancaran lalu lintas butuh sinergitas antara Dinas Perhubungan dengan unit terkait lainnya.



“Selain itu peran serta masyarakat juga di butuhkan, ketertiban bisa tercipta kalaupun adanya kesadaran dari diri sendiri dengan menciptakan "Kawasan Cipta Lancar," di lingkungan masing-masing seperti depan rumah, kantor dan tempat lainnya,” ujar Anggiat.

Dijelaskan Kasudinhub, Ada 8 Titik Kawasan Cipta Lancar, di Jakarta Barat, pertama titik 1 di Kecamatan Kalideres seberang Terminal Kalideres dimana angkot sering ngetem yang membuat kemacetan, Titik 2 Kecamatan Cengkareng arah Utara potensi angkot plat hitam ngetem, Titik 3 Kecamatan Kembangan Jalan Pesanggrahan Parkir Liar, dan kepadatan kendaraan, Titik 4 Kecamatan Gropet Jalan S. Parman, mulai dari Mall Taman Anggrek sampai Hotel Ciputra kepadatan kendaran hingga Angkot ngetem, Titik 5 Kecamatan Tambora Season City sepanjang jalan Latumenten AKAP dan Angkutan ngetem, Titik 6 Kecamatan Taman Sari, kawasan Kota Tua Angkot ngetem, Titik 7 Kecamatan Kebon Jeruk Jalan Perjuangan dekat tol RCTI parkir, angkot ngetem, dan Titik 8 Kecamatan Palmerah, Pasar Slipi Jaya Parkir liar dan angkot ngetem.

Sementara Wakadishub Sigit kepada MITRAPOL.com, menjelaskan, bahwa uji coba ini dilakukan demi meningkatkan kesadaran masyarakat serta mengajak masyarakat untuk menjadi tertib lalulintas.

“Masyarakat yang berperan aktif sebagai pengguna kendaraan. Tidak parkir sembarangan, di badan jalan, trotoar maupun saluran air. Supir angkutan umum tidak ngetem, tidak di perbolehkan menurunkan penumpang sembarangan, dan tidak parkir sembarangan,” tegasnya.

Sigit menambahkan, Kegiatan Kawasan Cipta lancar dilakukan setiap harinya belum ada batasan waktu (ada evaluasi). Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat merupakan satu-satunya penggagas giat "Kawasan Cipta Lancar" di antara wilayah lainnya di DKI.

Teknis di lapangan, katanya, akan ada pemasangan Rambu Portable Bertuliskan "Kawasan Cipta Lancar" di tambah Traffic Cone (orange) ditambah anggota Dishub Jakbar yang akan di tempatkan di titik target utama, menggebah sekaligus mencegah parkir liar, angkot ngetem demi terciptanya Cipta Lancar.


“Diharapkan dengan adanya Kawasan Cipta Lancar dapat memberikan kenyamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Jakarta Barat dan bisa menjadi percontohan di wilayah lainnya,” pungkas Sigit.

Penulis : m. Syukur
Editor : andrey



SHARE THIS
Facebook Comment

0 komentar: